SEA Games: Angkat Besi: Tanpa Lisa Rumbewas, Angkat Besi Patok Juara Umum

INILAH.COM, Palembang - Indonesia tidak akan diperkuat lifter andalan Lisa Rumbewas di cabang angkat besi SEA Games XXVI, yang memulai lomba pada 18-21 November mendatang di GOR Dempo Jakabaring Sport City.

“Hanya Lisa Rumbewas yang absen. Ia tidak lolos seleksi lantaran cedera yang dideritanya,” kata salah satu pelatih angkat besi, Dirdja Wiharadja di sela latihan perdana tim angkat besi Indonesia di JSC, Rabu (16/11).

Pada SEA Games 2009 di Laos, lifter putra-putri Merah Putih selalu mempersembahkan medali emas di lima nomor. "Tak ada perak, apalagi perunggu. Semuanya emas, itulah raihan tim angkat besi Indonesia di Laos," katanya.

Persembahan emas pada saat itu, lanjut dia, diraih lifter putri Okta Dwi Pramita kelas 63kg, Lisa Rumbewas kelas 58kg, dan lifter putra Triyatno kelas 69kg. Adapun Jadi Setiadi juara di kelas 56kg putra serta Eko Yuli Irawan di kelas 69kg. Kendati tanpa Lisa, Indonesia tetap optimis meraih juara umum di cabang ini.



"Melihat peta kekuatan yang ada, saya yakin cabang angkat besi akan mampu meraih juara umum pada SEA Games nanti," tukas Dirdja.

Dikatakannya, peluang terbesar raihan medali bertumpu kepada para lifter putra di kelas-kelas bawah, sedangkan satu lainnya bisa diharapkan dari bagian putri di kelas menengah ke atas. "Pengurus Besar PABBSI sendiri memang menargetkan lima medali emas. Saya yakin target itu akan tercapai, malahan bisa lebih," ujarnya.

Dikatakan, dari 14 atlet yang diturunkan, pihaknya membidik lima medali emas. "Tim angkat besi Indonesia termasuk yang terkuat di SEA Games. Pada dua multieven sebelumnya, kita masing-masing memetik lima emas. Untuk SEA Games nanti memang persaingan akan lebih ketat," ujarnya.

Dirdja memperkirakan, medali emas kemungkinan didapat dari kelas bawah (56 kg, 58 kg, 62 kg, 63 kg, dan 69 kg).

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.