SEA Games (Berkuda) - Indonesia Raih Emas Pertama dari Tunggang Serasi

Depok (ANTARA) - Tim berkuda Indonesia mempersembahkan medali emas pertama dari cabang olahraga berkuda SEA Games 2011, setelah memenangi perlombaan nomor tunggang serasi di Depok, Jawa Barat, Kamis.

Tuan rumah Indonesia mendapatkan medali emas setelah mengumpulkan nilai 205.947, mengungguli tim Thailand dan Myanmar di peringkat kedua dan ketiga yang masing-masing memperoleh nilai 195.758 dan 164.621.

"Ini merupakan perolehan medali emas pertama kalinya dari cabang berkuda selama mengikuti SEA Games. Ini buah persiapan yang panjang dan kerja keras semua pihak yang mendukung," kata President Equestrian Federation Indonesia (EFI) Irvan Gading.

Dalam nomor tunggang serasi, tim Indonesia diperkuat Ferry Wahyu Hadiyanto dengan kuda tunggangannya Bonita, Djolfi momongan (Wyatt Earp), Alvaro Menayang (Desperado 172), dan Larasati Gading (Wallenstein 145).

Sedangkan pesaing terberat Thailand menurunkan Praditha Thitathan (Pelegrinus), Pananya Tradthong (Amonassro), Nitipat Ngao-osa (Michaelangelo), selanjutnya Suwat Boonlue (Delgado), dan Pakinee Pantapa (Tayutin).

Kemudian tim Myanmar beranggotakan Ei Thet Mon (Wonderland), Than Hlaing (Rualdo) dan Aung Thu Tun (Groovey).

Irvan Gading berharap perolehan medali emas pertama ini tidak membuat atlet berpuas diri, karena masih ada nomor perlombaan lainnya yang menanti.

"Kita harus bekerja lebih lagi untuk mendapat tambahan emas," ujarnya.

Sementara atlet berkuda Indonesia Ferry Wahyu Hadiyanto mengatakan, medali emas tersebut diperoleh dari kerja keras teman-teman semua. "Gerakan yang kita lakukan mulus dan meminimalisir kesalahan," ujarnya.

Sedangkan Larasati Gading yang memperoleh nilai tertinggi dalam tunggang serasi tersebut, menambahkan bahwa dukungan masyarakat dan juga keluarga menjadi modal semangat untuk memenangkan pertandingan.

"Mudah-mudahan dalam beberapa hari ini akan dapat emas lagi dari nomor perlombaan lain," tambahnya.

Dari enam medali emas yang diperebutkan pada cabang berkuda, tuan rumah Indonesia yang diperkuat sebanyak 13 atlet menargetkan bisa meraih minimal dua medali emas.

Untuk nomor tri lomba (eventing), Indonesia menurunkan lima atlet, yaitu Albert Pelealu dengan kudanya Edo Budi Luhur, Asep Lesmana (Kelecyn Chessa Peak), Pingkan Motira (Start Wicky), Anto Budiarto (Red Star), dan Ardi Hapsoro Hamidjojo (Autum Spirit 2).

Kemudian nomor tunggang serasi terdiri dari Larasati Gading dengan kudanya Wallenstein 145, Alvaro Menayang (Desperado 172), Djofi Momongan (Wyatt Earp), dan Ferry Wahyu Hadiyanto (Bonita).

Sementara nomor show jumping terdapat lima atlet, yaitu Putri Hamidjojo dengan kudanya bernama La Belle 140, Andry Prasetyono (Lundstar), Denis Christian Sanjaya (Pazia Greta), dan Raymen Kaunang (El Sueno Demontre) dan Ardi Hapsoro Hamidjojo (Autum Spirit 2).

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.