SEA Games (Pencak Silat) - Atlet Dian Kristanto Sabet Emas

Jakarta (ANTARA) - Atlet Timnas Indonesia Dian Kristanto berhasil menyabet medali emas pada kejuaraan pencak silat di kelas A putra pada SEA Games XXVI yang digelar di Padepokan Pencak Silat Taman Mini Indonesia Indah (TMII) Jakarta Timur, Kamis.

Pada pertandingan final itu, atlet andalan tim "Merah Putih" Dian Kristanto melawan Anothai Choopeng dari Thailand, menang telak dengan nilai 5-0.

Sejak awal, pertarungan Dian Kristanto melakukan serangan dan tendangan ke arah lawannya Anothai Choopeng hingga babak ketiga.

Bahkan babak kedua, Dian Kristanto telah tampak memimpin pertarungan tersebut. Strategi dan teknik sapuan, pukulan juga digencarkan, sehingga dari serangan itu sempat menjatuhkan atlet andalan Thailand.

Sementara di kelas B putra, atlet Indonesia harus puas mendapatkan medali perunggu atas nama Deny Aprisani setelah kalah dalam pertandingan semifinal melawan Vo Duy Phuong (Vietnam).

Sedangkan di kelas D putra, pesilat Sapto Purnomo hanya mampu menyumbang medali perak setelah kalah melawan Ahmad Sharil Zailudin (Malaysia).

Begitu juga di kelas B putri, pesilat Tuti Trisnayanti (Indonesia) melawan Nguyen Huong Xuan (Vietnam) kalah dengan skor 0-5. Sehingga Indonesia hanya mendapatkan medali perak.

Selanjutnya di kelas D putri, pesilat andalan Mariati hanya mampu mendapatkan medali perak setalah ditundukan pesilat Vietnam Thin Yen Nguyen.

Manejer Timnas Indonesia Pencak Silat Edy Prabowo di sela-sela pertandingan mengatakan, kalau dari target untuk menjadi juara umum cabang olahraga pencak silat sudah lewat target, karena dari target perolehan medali emas sebanyak lima keping.

"Walau sudah memenuhi target, tapi kita berharap harus melampaui target tersebut. Dan kami berharap masih ada sisa pertandingan lagi enam kelas berikutnya," kata Edy Prabowo.

Sementara itu, atlet Sapto Purnomo mengaku kecewa, karena gagal meraih medali emas dalam tarung kali ini.

"Saya merasa kecewa dan tidak puas dengan medali perak. Tapi saya sudah berusaha secara maksimal untuk bertarung melawan atlet Malaysia," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.