SEA Games (Sepak Takraw) - Palembang Tuan Rumah Kejuaraan Dunia 2012

Palembang (ANTARA) - Kota Palembang, ibu kota Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), akan menjadi tuan rumah kejuaraan olahraga sepak takraw tingkat dunia yang dijadwalkan berlangsung 16-19 Februari 2012.

Sekretaris Jenderal (Sekjen) Federasi Sepak Takraw Internasional (ISTAF), Datuk Abdul Halim Bin Kader, di Palembang, Senin, mengatakan, kejuaraan sepak takraw dunia itu akan dilaksanakan di Palembang awal tahun depan.

"Kejuaraan dunia itu akan diikuti peserta dari sejumlah negara, seperti China, Korea, dan Jepang serta Amerika Serikat," katanya lagi.

Menurut Datuk Abdul Halim Bin Kader pula, kejuaraan itu akan menjadi ajang untuk berkompetisi secara "fair", sekaligus mengasah kemampuan bagi atlet sepak takraw Asia di tingkat dunia.

"Peluang untuk menjadi tim terbaik dunia akan menjadi bagian dari kompetisi tersebut," kata dia lagi.

Ia mengharapkan pelaksanaan kejuaraan dunia di Palembang itu juga mampu mendorong prestasi pesepaktakraw Indonesia, sehingga menjadi terbaik minimal di tingkat Asia.

"Potensi dan kemampuan pesepaktakraw Indonesia tidak kalah dengan Thailand dan Malaysia yang selama ini dikenal paling bagus," kata Datuk lagi.

Dia menjelaskan pula bahwa dukungan dari pemerintah dan perusahaan-perusahaan yang siap mendanai cabang olahraga sepak takraw diyakini mampu mendorong perkembangan sepak takraw di Indonesia, apalagi anak-anak Indonesia memiliki kemampuan dan semangat dalam berkompetisi sangat bagus.

Ketua Umum PB Persatuan Sepak Takraw Indonesia (PSTI), Basri Sidehabi menambahkan, Indonesia siap menjadi tuan rumah kejuaraan dunia, dan Palembang telah disetujui sebagai lokasi pelaksanaan kegiatan itu.

"Bukan hanya fasilitas yang disiapkan secara maksimal, tetapi persiapan atlet pun akan didorong secara baik sehingga mampu menjuarai pertandingan tersebut nantinya," kata dia pula.



Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.