SEA Games (Wushu) - "Indonesia Raya" Berkumandang Dua Kali

Jakarta (ANTARA) - Lagu kebangsaan "Indonesia Raya" berkumandang dua kali setelah putra-putri Indonesia, Heriyanto dan Ivana Adelia, mempersembahkan medali emas di kelas masing-masing pada cabang wushu SEA Games XXVI 2011 di Stadion Tennis Indoor Senayan Jakarta, Jumat.

Heriyanto yang kelahiran 25 Januari 1986 merebut medali emas di kelas Nan Quan putra setelah meraih poin tertinggi 9.72 dengan mengungguli tujuh peserta lain.

Atlet bertinggi badan 170 centimeter dan bobot 70 kilogram itu demikian riang menyambut keberhasilannya mempersembahkan medali emas bagi Merah Putih.

"Saya gembira sekali dan seperti sulit dipercaya saya bisa juara. Sebab lawan-lawan mendapatkan poin yang hanya berbeda tipis dengan saya," ujarnya seusai upacara penghormatan pemenang.

Sementara atlet asal Vietnam Quoc Khanh Pham meraih medali perak dengan total poin 9.70 atau hanya terpaut 0.02 poin dari Heriyanto. Sedangkan medali perunggu jatuh ke tangan Peng Heng Kevan Cheah (Malaysia) yang mendapatkan nilai 9.69.

Satu medali emas lainnya dipersembahkan atlet putri Ivana Adelia Irmanto yang menjuarai nomor seni Nan Quan putri.

Ivana yang kelahiran 11 September 1993 ini meraih 9.60 poin dari sembilan juri yang memimpin pertandingan.

Medali perak jatuh ke tangan Cheau Xuen Tai (Malaysia) dengan 9.55 poin, sedangkan perunggu diraih atlet Brunei Darussalam Faustina Woo Wai Sii (9.48 poin).

Di nomor ini, atlet putri Indonesia lainnya Dessy Indri Astuti juga ikut tampil. Namun ia harus puas menempati urutan keempat dengan membukukan nilai 9.45.

Lomba cabang wushu sejak Jumat pagi hingga siang menyelesaikan enam nomor, dua diantaranya final Nan Quan putra-putri.

Sementara empat nomor lainnya baru menyelesaikan lomba event-event 1 dari 2 event yang harus mereka kompetisikan untuk memastikan juara.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.