Sebabkan 7 Orang Tewas, Sopir Mobil Tabrak Ruko hingga Terbakar Jadi Tersangka

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi menetapkan Mp (21) sebagai tersangka kasus kebakaran ruko di Jalan AW Sjachranie, Samarinda, yang menewaskan 7 penghuninya, Minggu (17/4) pagi. Warga Mahakam Ulu, Kalimantan Timur itu diduga lalai saat berkendara sehingga mobilnya menabrak ruko yang kemudian memicu kebakaran.

"Benar. Setelah gelar perkara, per hari ini kita tetapkan tersangka dan lakukan penahanan," kata Kapolresta Samarinda Kombes Pol Ary Fadli dikonfirmasi merdeka.com, Senin (18/4).

Ary menerangkan, penyidik menerapkan Pasal 188 subsider Pasal 359 KUHP tentang kelalaian yang mengakibatkan kematian orang lain kepada Mp. Seorang rekan yang bersamanya di dalam mobil masih berstatus saksi.

Diduga Kelelahan

Sementara penyidik terus melakukan pendalaman kasus itu. Mereka telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP). Bahkan tim dari Labfor Polri Cabang Surabaya juga melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian.

Mp sempat melarikan diri setelah kejadian. Polisi menangkapnya empat jam kemudian.

Sebelum kejadian, Mp diketahui mengendarai mobil dari Kabupaten Kutai Timur menuju Samarinda. Dia diduga mengalami kelelahan selama perjalanan.

"Iya, sementara keterangan seperti itu yang kita sinkronkan. Baik data di TKP maupun saksi yang juga melihat posisi kendaraan. Sejauh ini keterangan mendukung itu (sopir Mp alami kelelahan)," ujar Ary.

"Karena (kelelahan) itu mobil yang dikemudikan tersangka menabrak ruko dan juga bensin eceran, sehingga memunculkan percikan api," tambah Ary.

Tunggu Hasil Labfor

sebabkan 7 orang tewas sopir mobil tabrak ruko hingga terbakar jadi tersangka
sebabkan 7 orang tewas sopir mobil tabrak ruko hingga terbakar jadi tersangka

Petugas Labfor di lokasi kebakaran. ©2022 Merdeka.com/Saud Rosadi

Ary menargetkan hasil Labfor Polri bisa diperoleh secepatnya untuk memastikan asal api. Meski demikian, dari pemeriksaan Labfor Polri telah diperoleh gambaran awal kejadian.

"Tadi dapat gambaran awal, dari sana ada kejelasan asal api memang berawal dari kendaraan yang menabrak ruko itu. Formilnya nanti resmi dari Labfor yang akan kita pakai," demikian Ary.

Diberitakan sebelumnya, satu bangunan Ruko di Jalan AW Sjahranie Samarinda, Kalimantan Timur terbakar Minggu (17/4) sekitar pukul 04.45 Wita. Kebakaran terjadi setelah mobil dobel kabin menabrak pagar besi ruko dan lapak bensin eceran sehingga menimbulkan percikan api yang kemudian membakar ruko.

Saat kejadian, ruko terkunci dari luar lantaran pemiliknya sedang berbelanja ke pasar. Delapan orang yang ada di dalam ruko. Tujuh di antaranya meninggal dunia dan seorang bocah mengalami luka bakar akibat peristiwa itu. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel