Sebaik-baiknya Hidup adalah Tidak Sewot Melihat Orang Lain Bahagia

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Melihat orang lain bahagia, sepatutnya kita juga ikut bahagia. Hanya saja kadang kita masih merasa "tidak terima" melihat orang lain bahagia. Melihat kehidupan orang lain yang tampak lebih "wah" atau "beruntung", tak perlu membuat kita iri atau cemburu.

Sebaik-baiknya hidup, salah satunya, adalah dengan tidak sewot melihat orang lain bahagia. Tidak perlu iri atau cemburu dengan kebahagiaan orang lain. Toh, perjuangan dan perjalanan masing-masing orang tak pernah ada yang sama. Daripada merepotkan diri sendiri dengan merasa iri atau cemburu pada kehidupan orang lain, mending ikut bahagia saja.

TERKAIT: 5 Cara Mengatasi Rasa Hampa setelah Perpisahan

TERKAIT: 4 Cara Mengatasi Penyesalan atas Kesalahan di Masa Lalu

TERKAIT: 4 Cara Menciptakan Ketenangan Hati saat Merasa Terlalu Lama Terisolasi

Ikut Bahagia Mengalirkan Energi Positif yang Baru

“Attitude is a choice. Happiness is a choice. Optimism is a choice. Kindness is a choice. Giving is a choice. Respect is a choice. Whatever choice you make makes you. Choose wisely.”― Roy T. Bennett, The Light in the Heart

Ada yang baru menikah, doakan kebahagiaannya bisa bertambah. Ada yang baru mendapat pekerjaan atau membuat pencapaian baru dalam hidup, ucapkan selamat dan doakan rencananya senantiasa dilancarkan. Daripada iri, cemburu, atau malah nyinyir dengan kebahagiaan orang lain, mending ikut berbahagia bersamanya. Nantinya akan ada energi positif baru yang bisa kita dapatkan dan rasakan dalam kehidupan kita sendiri.

Sewot dengan Kebahagiaan Orang Lain Bikin Capek Sendiri

Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/MRProduction
Ilustrasi./Copyright shutterstock.com/id/g/MRProduction

“Take responsibility of your own happiness, never put it in other people’s hands.”― Roy T. Bennett, The Light in the Heart

Yang bahagia biarlah bahagia. Melihat yang bahagia, ikutlah bahagia juga. Kalau cuma sewot atau iri dengan kebahagiaan orang lain, kita yang akan capek sendiri. Terus terobsesi dengan perbandingan hidup cuma akan menguras energi kita sendiri. Fokus saja dengan kehidupan dan kebahagiaan kita sendiri.

Saat Orang Lain Bahagia, Kita Bisa Lebih Tenang

“The happiness of your life depends upon the quality of your thoughts.”― Marcus Aurelius, Meditations

Sebagai contoh, saat teman-teman kita bahagia dan tidak punya masalah, kita tidak akan lagi "direpotkan" dengan keluhan atau curhatan mereka. Hidup kita pun akan ikut lebih tenang. Orang lain bahagia, kita bisa ikut tenang. Jadi, memang sebaik-baiknya hidup adalah tidak perlu sewot dengan kebahagiaan orang lain. Syukuri yang kita punya saat ini dan fokus untuk jadi pribadi yang lebih baik dari waktu ke waktu.

Semoga kita semua bisa mendapatkan kebahagiaan kita masing-masing, ya. Serta saling mendoakan kebahagiaan untuk orang-orang di sekitar kita juga.

#ElevateWomen

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel