Sebanyak 1.260 petugas kebersihan disiapkan pada malam Tahun Baru

·Bacaan 1 menit

Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta menyiapkan sebanyak 1.260 petugas kebersihan pada malam Tahun Baru 2022.

"Ketika diperlukan, pasukan oranye yang bersiaga bisa cepat dikerahkan ke lapangan," kata Kepala Dinas Lingkungan DKI Jakarta Asep Kuswanto di Jakarta, Rabu.

Menurut dia, jumlah petugas yang disiagakan itu berkurang dibandingkan tahun sebelumnya sebelum pandemi COVID-19 yang mencapai sekitar 7.000 orang karena pemerintah membatasi pesta atau perayaan Tahun Baru.

Pemerintah membatasi pesta perayaan di area publik, taman umum dan tempat wisata umum yang berpotensi menciptakan kerumunan.

"Untuk tahun ini, kami hanya menurunkan 1.260 petugas saja mengingat keramaian malam tahun baru dibatasi dana agar tidak menimbulkan kerumunan," katanya.

Baca juga: Ancol beroperasi sampai pukul 14.00 WIB pada akhir 2021 dan awal 2022
Baca juga: 1.200 Polantas kawal pelaksanaan CFN malam Tahun Baru

Dia menjelaskan, sebanyak 1.260 petugas itu terdiri dari sopir truk sampah, kru dan regu yang memungut sampah.

"Di setiap Kecamatan kami mengerahkan minimal 30 petugas, mereka bersiaga. Selain personel dari Sudin Kota Administrasi dan Satuan Pelaksana Lingkungan Hidup Kecamatan, kami juga menyiagakan petugas dari UPK Badan Air untuk membantu dan bekerjasama dengan PPSU Kelurahan," kata Asep.

Pihaknya juga membuka kanal pengaduan penanganan sampah yakni selain melalui Aplikasi Jaki, masyarakat juga bisa menyampaikan melalui media sosial Dinas Lingkungan Hidup maupun Pemprov DKI Jakarta.

Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan sebelumnya sudah menerbitkan Keputusan Gubernur (Kepgub) Nomor 1473 tentang Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat Level I.

Keputusan ini mengatur pelaksanaan Pembatasan khusus selama Natal dan Tahun Baru diberlakukan mulai 24 Desember 2021 hingga 2 Januari 2022.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel