Sebanyak 1.500 pekerja rentan dibantu swasta jadi peserta jamsostek

Sebanyak 1.500 pekerja rentan menjadi peserta jaminan sosial tenaga kerja (jamsostek) melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility, CSR) sebuah hotel milik swasta.

General Manager The Langham Jakarta Alexander Poindl dengan didampingi Kepala Kantor BPJAMSOSTEK Jakarta Mangga Dua Yudi Amrinal memberikan kartu peserta jaminan sosial secara simbolis kepada perwakilan 1.500 pekerja rentan tersebut.

Baca juga: BPJAMSOSTEK dorong perusahaan di Kalteng lindungi pekerja rentan

Mereka didaftarkan menjadi peserta program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM), demikian keterangan dari BPJAMSOSTEK (BPJS Ketenagakerjaan) yang diterima di Jakarta, Kamis.

Alexander Poindl menjelaskan hal itu sebagai wujud kepedulian pelaku usaha kepada pekerja rentan dan memenuhi imbauan Wakil Presiden Republik Indonesia Ma'ruf Amin.

Sementara Yudi mengatakan langkah The Langham Jakarta patut dicontoh oleh perusahaan swasta lainnya karena pekerja rentan masih banyak di Jakarta juga di daerah lainnya.

Baca juga: Swasta daftarkan 3.000 pekerja rentan ke BPJAMSOSTEK

"Kami sangat mengapresiasi The Langham Jakarta yang sudah menyalurkan dana CSR untuk memberikan perlindungan kepada sebanyak 1.500 pekerja rentan,” ujar Yudi.

Pekerja rentan adalah seluruh warga negara Indonesia yang bekerja di luar hubungan kerja (LHK) atau berusaha sendiri pada usaha-usaha ekonomi informal, sehingga penghasilan yang diterima acapkali fluktuatif dan tidak menentu, sehingga menjadi peserta jamsostek belum menjadi prioritas karena keterbatasan pendapatan.

Baca juga: Pemkab Sumenep bantu jaminan perlindungan sosial 1.984 pekerja rentan

Di sisi lain risiko pekerjaan sama besarnya dengan pekerja penerima upah (formal), bahkan pada profesi tertentu berisiko tinggi, seperti sopir, ojek, pedagang keliling, nelayan dan sebagainya.