Sebanyak 192 Ribu Warga Jember Segera Terima BLSM

TEMPO.CO, Jember-Sebanyak 192 ribu warga Kabupaten Jember Jawa Timur akan segera menerima Kartu Pengamanan Sosial (KPS) untuk mendapatkan uang Bantuan Langsung Sementara Masyarakat (BLSM). Menurut Wahyudi Aziz, kepala Kantor PT. Pos Indonesia Cabang Jember, mulai Agustus 2013 lembaga yang dipimpinannya akan membagikan ribuan kartu kompensasi naiknya harga BBM itu ke 31 kecamatan. "Seperti BLT (Bantuan langsung Tunai), kami hanya berperan sebagai juru bayar dan tidak diberi kewenangan mengakomodasi warga yang tidak mendapatkan BLSM itu,"katanya, Minggu, 23 Juni 2013.

Namun berbeda dengan BLT, kata dia, ribuan kartu itu nanti tidak bisa ditukar dengan uang di cabang-bang kantor pos di seluruh kecamatan. Proses penukaran kartu itu akan ditempatkan di lokasi yang dekat dengan domisili penerima BLSM, seperti rumah Ketua RT, Kantor Desa ataupun Kantor Kecamatan. "Kami masih menyiapkan petugas dan titik distribusi, nanti kita tunggu instruksi pusat. Apakah ada perubahan jadwal atau tidak."

Di Kabupaten Jember, jumlah penerima BLT pada 2009 (sebelum program ini dihentikan) sebanyak 237.074 Rumah Tangga Miskin. Sejumlah kepala desa, lurah dan camat sudah mendapat kabar soal pembagian kartu KPS dan rencana pembagian dana BLSM itu. "Sudah dapat kabar dari Kepala Bagian Pemerintah Desa, tapi belum tahu kapan pastinya dan bagaimana teknisnya,"ujar Kepala Desa Sidomukti Kecamatan Mayang Sunardi.

Mereka berharap proses pemberian dana kompensasi itu tidak akan menimbulkan kericuhan atau keributan lagi seperti pencairan BLT. "Ya, semoga tidak terjadi lagi keributan karena salah sasaran, atau warga yang nggak dapat bagian. Kami juga yang repot," ujar Camat Sumbersari, Pudjo Satriyo Wibowo.

MAHBUB DJUNAIDY

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.