Sebanyak 32 atlet Kota Medan perkuat Sumut di Peparnas Papua

·Bacaan 1 menit

Sebanyak 32 atlet difabel dan 18 pelatih asal Kota Medan turut memperkuat kontingen Sumatera Utara dalam Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI di Papua yang digelar pada 2-15 November 2021.

"Kepada para atlet yang berangkat ke Papua, saya ucapkan selamat bertanding dan bawalah kebanggaan bagi warga Kota Medan," kata Wali Kota Medan Bobby Nasution di Medan, Sabtu.

Dia pun berharap atlet yang berangkat ke Papua bisa mempertahankan prestasi mereka seperti di ajang Perpanas 2016 lalu.

"Minimal bisa kita pertahankan medali yang dicapai di Peparnas 2016 di Jawa Barat," ujar Bobby.

Baca juga: NPC Sumut andalkan atletik dulang medali di Peparnas Papua
Baca juga: NPC Sumut kirim 66 atlet ke Peparnas Papua

Ia mengapresiasi dari 66 atlet Sumut yang berlaga di Peparnas Papua, 32 di antaranya merupakan atlet asal Kota Medan.

"Alhamdulillah, Kota Medan masih menyumbangkan 50 persen atlet yang akan berangkat mewakili Provinsi Sumatera Utara. Hal ini harus terus bisa kita kembangkan, kita jaga minimal bagaimana atlet-atlet yang ada di kota Medan ini bisa terus berkembang. Tak hanya di lapangan, juga di luar lapangan harus bawa nama baik," tutur Bobby.

Pemkot Medan, menurut dia, tengah fokus membenahi fasilitas olahraga yang ada. Langkah awal yang dilakukan adalah dengan memisahkan pengelolaan sarana olahraga yang tadinya di Dinas Pertamanan kini dikelola Dinas Pemuda dan Olahraga Kota Medan.

"Yang masih kurang baik, pelan-pelan kita benahi. Fasilitas olahraga dari dinas pertamanan sudah dikelola dinas pemuda dan olahraga. Tujuannya agar fasilitas olahraga kita bisa sesuai standar cabang-cabang olahraga," ungkap Bobby.

Baca juga: 18 atlet difabel Deliserdang perkuat Sumut di Peparnas Papua
Baca juga: NPC Sumut optimistis raih 40 emas di Peparnas Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel