Sebar siaran pers Deddy Mizwar, PNS Pemprov Jabar tak netral

MERDEKA.COM, Rangkaian proses Pemilihan Gubernur Jawa barat yang akan berlangsung Februari 2013 mendatang mulai meningkatkan suhu politik. Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Pemprov Jabar pun terkesan mulai tidak netral. Salah satunya dengan menyebarkan siaran pers bakal cawagub Deddy Mizwar, artis senior yang berpasangan dengan incumbent Ahmad Heryawan.

Seperti yang dialami merdeka.com, Selasa (27/11). Seorang PNS berinisial A yang bertugas di bagian humas, yang selama ini bertugas menyebarkan informasi kegiatan Gubernur Jabar, belakangan ikut juga mengirimkan rilis hasil kegiatan Deddy Mizwar.

Rilis yang diterima sejumlah wartawan pada Senin (26/11) petang ini disebarkan melalui surat elektronik itu berjudul 'Deddy Mizwar Kagum Potensi Sineas Belia di Daerah'.

Sebelum rilis tersebut, staf Humas yang jelas tidak menunjukkan netralitas itu juga mengirimkan juga rilis sejenis pada Sabtu (24/11) atau saat pemeriksaan kesehatan. Saat itu judul rilis yang dikirim wartawan adalah 'Aher-Deddy Mizwar Jalani Pemeriksaan tanpa Kendala'.

Padahal, selain Heryawan ada Dede Yusuf yang merupakan Wakil Gubernur Jawa Barat yang maju dalam Pilgub. Namun, selama ini, tidak ada rilis apapun mengenai kegiatan Dede Yusuf sebagai seorang bakal cagub yang akan bertarung juga di Pilgub Jabar.

Menanggapi itu Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) akan menelusuri ketidaknetralan PNS yang terlibat dalam politik praktis.

"Panwaslu akan menyikapinya. Kalau misal terbukti dan menemukan PNS atau pejabat negara melibatkan diri, dan sosialisasi itu menunjukkan tidak netral akan ada tindakan," kata Ketua Panwaslu Jabar Ihat Subihat.

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.