Sebaran Peta Potensi Kemacetan Arus Mudik Lebaran di Pulau Jawa

·Bacaan 9 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemerintah mengizinkan masyarakat untuk melakukan mudik lebaran di tahun ini. Diprediksi puncak arus mudik mulai terjadi di tanggal 28 sampai 30 April 2022. Untuk menghindari kemacetan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengajak masyarakat untuk mudik lebaran lebih awal.

"Saya mengajak masyarakat menghindari puncak arus mudik pada tanggal 28-29 dan 30 April 2022," kata Jokowi dalam keterangan video, Senin (18/4).

Dia menyebut, dalam mengantisipasi itu pemerintah telah menyiapkan rekayasa lalu lintas melalui aturan ganjil genap. Selain itu, pemberlakuan satu arah (one way) dan larangan truk masuk jalan tol.

"Untuk itu saya mengajak masyarakat untuk mudik lebih awal, tentu saja menyesuaikan dengan jadwal libur dari tempat bekerja," tutur Jokowi.

Saat arus mudik, sejumlah titik di Pulau Jawa diprediksi menimbulkan kemacetan yang tidak biasa. Baik Pemerintah maupun Kepolisian telah memetakan kerawanan kemacetan tersebut. Berikut rangkuman merdeka.com.

Jabodetabek

Potensi kemacetan diprediksi terjadi di Cikampek KM 31 sampai KM 37, lantaran ada perubahan dari empat lajur menjadi tiga lajur. Sedangkan KM 70 sampai KM 72 perubahan tiga lajur menjadi dua lajur.

Sedangkan di jalur arteri, titik kemacetan berada di Jalan Inspeksi Kalimalang, perempatan Sukadanau, Kecamatan Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi, karena imbas perbaikan.

Kasatlantas Polres Metro Bekasi Komisaris Polisi Arga Dija Putra mengatakan di titik tersebut sedang dilakukan perbaikan jalan sehingga kerap menyebabkan kemacetan.

"Jalur Kalimalang memang sedang ada beberapa titik perbaikan jalan yang rusak dilaksanakan oleh Dinas Bina Marga. Itu yang menjadi penyebab macet," katanya di Cikarang. Dikutip dari Antara.

Dia mengatakan kemacetan panjang biasanya terjadi saat jam berangkat dan pulang kerja. Pihaknya telah menempatkan personel untuk mengatur lalu lintas bersama petugas dinas perhubungan setempat.

"Arus kendaraan cukup banyak pada jam-jam tertentu, pagi dan sore hari, di luar itu, antrean tidak terlalu panjang dan anggota sudah melakukan pengaturan lalu lintas di lokasi," ucapnya.

Dinas Sumber Daya Air, Bina Marga, dan Bina Konstruksi (DSDABMBK) Kabupaten Bekasi mulai melakukan perbaikan jalan di ruas Kalimalang yang masuk wilayahnya dengan metode tambal sulam di sejumlah titik kerusakan jalan.

Ruas jalan rusak itu tersebar di empat kecamatan yakni Tambun Selatan, Cibitung, Cikarang Barat, dan Cikarang Pusat dengan total kerusakan jalan sekitar 3.900 meter persegi.

Jawa Barat

Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jawa Barat (Jabar) telah memetakan beberapa titik kemacetan pada jalur mudik Lebaran 2022.

Kepala Dishub Jabar A Koswara Hanafi menjelaskan, titik kemacetan jalur mudik di Jawa Barat di antaranya adalah Cileunyi, Kabupaten Bandung, Jalan Cagak Nagrek, Kabupaten Bandung, Kawasan Malangbong, Kabupaten Garut dan dan Lingkar Gentong.

Menurut dia kemacetan dipicu adanya penyempitan jalur (bottle neck), aktivitas pasar tumpah, dan persilangan jalan (crossing).

Kawasan Gerbang Tol Cileunyi juga menjadi salah satu titik yang menjadi perhatian pada setiap musim mudik. Sebagai upaya antisipasi kepadatan di Gerbang Tol Cileunyi, pintu keluar Tol Gedebage KM 149 disipakan sebagai solusi untuk mengurai kepadatan.

Salah satu penyebab kemacetan di Tol Cileunyi adalah minimnya gerbang yang dioperasikan saat ini, sehingga dinilai belum cukup banyak untuk melayani kendaraan.

"Di lapangan, ditemukan beberapa persoalan yang harus dikoordinasikan dan ditegaskan oleh para penyelenggara angkutan Lebaran," kata Koswara.

Di Cirebon, polisi memprediksi akan ada tiga titik kemacetan. Yaitu Pasar Celancang, Pasar Mundu dan Pasar Harjamukti.

"Karena daerah tersebut banyak aktivitas warga yang berlalu lalang," kata Kapolres Cirebon Kota AKBP Fahri Siregar. Dikutip dari Antara.

Kawasan kuliner Kedawung juga mulai ditertibkan, lantaran berpotensi menyebabkan kemacetan saat arus mudik Lebaran 2022.

"Ada beberapa titik di Kedawung, karena terdapat rumah makan dan pelintas sering menggunakan badan jalan untuk parkir kendaraan, nanti akan dilakukan tindakan preventif dengan imbauan, agar tidak parkir di badan jalan sehingga tidak ada kepadatan arus lalu lintas," tuturnya.

Di Sukabumi, lokasi rawan kemacetan lalu lintas berada di wilayah Kecamatan Cicurug, tepatnya di Pasar Cicurug dan Simpang Cidahu.

Kemudian di Kecamatan Parungkuda titik rawan macet berada di Simpang Stasiun dan Pasar Parungkuda, di Kecamatan Cibadak tepatnya di sekitar Pasar Terminal Cibadak, Labora, Simpang Ratu.

Daerah tersebut merupakan jalur utama mudik lebaran karena merupakan jalur penghubung Sukabumi-Bogor maupun Sukabumi-DKI Jakarta.

Kemudian untuk daerah rawan kemacetan lalu lintas di jalur wisata yakni di beberapa titik di objek wisata mulai dari Palabuhanratu hingga Cisolok seperti Simpang Bagbagan, Simpang Damkar, Simpang Batu Sapi, Simpang Jangilus.

Selanjutnya, Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Palabuhanratu, Gunung Butak, Pantai Citepus dan terakhir di Pantai Karanghawu, Kecamatan Cisolok. Lokasi ini setiap libur dan cuti bersama perayaan Idul Fitri selalu dipadati kendaraan wisatawan yang datang daerah berbagai daerah.

Banten

Polda Banten telah mengidentifikasi titik rawan macet dan kecelakaan di jalan arteri dan jalan tol dari Tangerang hingga Merak. Sekurangnya terdapat 14 titik rawan macet dan 10 titik rawan kecelakaan lalu lintas yang menjadi perhatian pada musim mudik nanti.

Di jalan arteri, terdapat 12 titik rawan macet, yakni mulai simpang Balaraja Barat, Pasar Gembong, Simpang Tiga Asem, depan PT Nikomas, Pasar Tambak, Pasar Kragilan, Pasar Kalodran, Pasar Ciruas, terminal Pakupatan, Ramayana Serang, Perempatan Kramatwatu dan Serdang.

Sementara jalur rawan kecelakaan lalu lintas di jalan arteri, yakni di Jalan Gatot Subroto, Kampung Raap Cikande di Citerep, Kampung Kalodran kilometer 7, dan Kilometer 10 Kramatwatu, simpang Bojonegara, simpang SPIJ atau simpang tol Cilegon Barat, serta Kecamatan Grogol Kota Cilegon.

Sementara untuk lokasi rawan kecelakaan di jalur Tol Tangerang Merak yakni di KM 87 dan KM 97. Sementara untuk rawan kemacetan ada di gerbang tol Cikupa dan exit gerbang tol Merak.

Jika terjadi kemacetan di exit tol Merak, pengemudi diimbau keluar tol di gerbang tol sebelum exit tol Merak.

"Rekayasa arus lalin dimungkinkan terjadi, misalkan meminta kendaraan untuk keluar atau exit dari gerbang-gerbang tol sebelumnya, tidak memaksakan untuk masuk ke gerbang tol hingga ke Cilegon Barat atau sampai ke Merak,"katanya.

Jawa Tengah

Polda Jawa Tengah mengidentifikasi enam titik rawan macet dan dua titik rawan kecelakaan lalu lintas di sepanjang tol Jateng.

Enam titik ruas tol yang mengalami perlambatan memasuki arus mudik karena peningkatan volume kendaraan di antaranya bakal terjadi di Exit Tol Brebes, Exit Tol Krapyak, Exit Tol Kartasura, Exit Tol Bawen-Salatiga serta Exit Tol Pejagan.

Sementara itu, Dishub Jateng memetakan titik rawan kecelakaan di jalan provinsi berada di jalan raya Bandungsari-Salem Brebes, titik simpang sebidang rel kereta api (KA) Wiradesa Pekalongan, turunan Sibelo dari arah Kajen dan sejumlah jalan di Kabupaten Pemalang.

Pihaknya juga memetakan 54 lokasi rawan kemacetan di sejumlah jalan nasional di antaranya :

1.Pasar Losari Brebes KM SMG 203+200

2. Simpang 3 Pejagan KM SMG 194+050

3. Pasar Brebes KM SMG 197+200

4.Terminal Tegal KM SMG 168+200

5. Pasar Surodadi KM SMG 148+100

6. Pasar Comal Jalan Losari (Batas Jabar) Tegal-Pemalang KM 147+900

7. Pasar Comal Jalan Losari (Batas Jabar) Tegal-Pemalang KM158+000

8. Pasar Comal Jalan Losari (Batas Jabar) Tegal-Pemalang KM166+300

9. Pasar Comal Jalan Losari (Batas Jabar) Tegal-Pemalang KM187+250

10. Pasar Comal Jalan Losari (Batas Jabar) Tegal-Pemalang KM203+000

11. Pasar Wiradesa ruas jalan Pemalang-Pekalongan-Batang Plelen KM 101+000

12. Pasar Wiradesa ruas jalan Pemalang-Pekalongan-Batang Plelen KM167+600

13. Pasar tumpah Krapyak Semarang KM SMG 15+000

14. Ruas Jalan Kaligawe Semarang KM 06+200

15. Ruas Jalan Kaligawe Semarang KM 08+250

16. Pasar tumpah Demak KM SMG 09+900

17. Pasar tumpah Demak KM SMG 20+500

18. Pasar tumpah Jepara KM SMG 36+500

19. Simpang 3 lingkar Kudus Timur KM SMG 60+100

20. Bts Kabupaten Kudus –Simpang 3 Pati Barat KM SMG 68+100

21. Ruas Jalan Diponegoro Rembang KM SMG 110+ 300

22. Pasar Rembang KM SMG 111+000

23. Swalayan luwes Blora KM SMG 127+200

24. Pasar Jepon KM SMG 33+400

25. Jalan Jend Anton Sujarwo KM 11+600 sd 13+000

26. Jalan Gatot Subroto Ungaran KM 19+100

27. Jalan Diponegoro Ungaran KM 20+750

28. Ruas Bawen Bts Salatiga KM 34+300 sd 34+900

29. Ruas Jalan Kartasuro Klaten KM SKA 11+300

30. Ruas Jalan Kartasuro Klaten KM SKA 13+400

31. Pasar Payaman KM MGL 06+000

32. Pasar Payaman KM MGL 10 +150

33. Simpang 3 Keprekan KM 11+450

34. Simpang 3 Keprekan KM 11+950

35. Simpang 3 Mendut KM 16+800

36. Simpang 3 Soedirman KM 7+800

37. Pasar Borobudur KM 19+300

38. Pasar Temanggung KM MGL 22+500

39. Pasar legi Parakan KM MGL 32+700

40. Simpang 3 Kreteg Wonosobo KM MGL 53+370

41. Ruas jalan bts Banjarnegara bts Wonosobo KM 54+100

42. Pasar tumpah Jladri KM MGL 87 + 000

43. Simpang 3 Ketawang ruas Jladri KM MGL 100+000 sd 104+000

44. Pasar Karanganyar Kebumen KM MGL 99+300

45. Toserba laris Kutoarjo KM MGL 53+900

46. Pasar Sampang KM BMS 17+400

47. Perlintasan kereta api (jeruklegi) KM BMS 84+500

48. Perlintasan kereta api (Banyumas) KM BMS 18+800

49. Pasar Cilongok KM BMS 27+800

50. Simpang 3 Ajibarang KM BMS 43+225

51. Pasar Cimangun KM BMS 67+000

52. Pasar Margasari Kabupaten Tegal KM SMG 201+600

53. Simpang 3 Yomani Kabupaten Tegal KM SMG 186+900

54. Pasar Banjaran KM SMG 173+800

DI Yogyakarta

Titik kemacetan saat arus mudik diprediksi terjadi di dalam Kota Yogyakarta. Selain itu juga di lokasi wisata yang tersebar di sana, seperti di kabupaten Sleman, Gunungkidul dan Sleman.

Tidak hanya di dalam kota serta tempat wisata, titik kemacetan juga diprediksi terjadi di wilayah perbatasan seperti Kecamatan Prambanan.

Dinas Perhubungan (Dishub) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menyiapkan posko pengamanan dan pelayanan arus mudik Lebaran di lima titik perbatasan wilayah mulai 25 April 2022.

Kepala Dishub DIY Ni Made Dwipanti Indrayanti menuturkan, posko mudik di Prambanan akan mendapat perhatian lebih banyak karena diperkirakan menjadi pintu masuk kendaraan terpadat dari berbagai wilayah.

"Karena (Posko Prambanan) itu kan bukaan dari tol. Kalau banyak-banyakan masuk itu kan pasti dari situ, Boyolali, Kartasura, itu masuk DIY ya cukup banyak," kata dia. Dikutip dari Antara.

Selain di Prambanan, menurut Made, empat posko pelayanan dan keamanan lainnya bakal didirikan di Pathuk, Gunung Kidul; Babarsari, Sleman; serta di dua terminal tipe B di wilayah DIY.

Ia berharap melalui lima posko itu, Pemda DIY bersama kepolisian mampu menjaga kelancaran arus kendaraan atau mengurai kepadatan lalu lintas selama momentum Lebaran 2022.

Jawa Timur

Salah satu titik yang berpotensi menimbulkan kemacetan adalah simpang tiga Mengkreng di Kecamatan Purwoasri, Kabupaten Kediri.

Persimpangan ini menghubungkan Jawa Timur dengan Jawa Tengah. Terlebih di Simpang Tiga Mengkreng ada sebuah perlintasan kereta api, sehingga ketika ada kereta melintas selalu menimbulkan penumpukan kendaraan.

Di Tulungagung, titik rawan kemacetan adalah Jembatan Ngujang 1 yang menjadi akses utama menghubungkan Tulungagung dengan Kediri.

Kemudian Jembatan Ngujang 2 di Desa Pucunglor, Kecamatan Kedungwaru. Jembatan ini dibangun untuk mengantisipasi Jembatan Ngujang 1.

Dua jembatan yang rawan terjadi kemacetan selanjutnya adalah Lembupeteng dan Plengkung Mangunsari.

Sedangkan untuk titik rawan kemacetan di jalan tol, Kapolri Jenderal Listyo Sigit menuturkan ada enam pintu tol di Jatim dari total 23 pintu tol trans Jawa yang rawan kemacetan.

Adapun enam titik potensi kemacetan tersebut adalah gerbang tol Kejapanan, Singosari, Pandaan, Sidoarjo 2, Porong Sidoarjo dan Gunung Sari Surabaya.

"Ada 23 gate tol yang rawan terjadi kepadatan," kata Listyo kepada wartawan, Kamis (14/4).

Selain pintu tol, salah satu biang macet yang harus diwaspadai yakni enam titik bottle neck sepanjang jalur tol. Titik itu akan mengalami kendala saat kendaraan meningkat. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel