Sebelas tim Free Fire terbang ke Jayapura untuk final esport PON Papua

·Bacaan 3 menit

Sebelas tim Free Fire bersiap terbang ke Jayapura setelah lolos ke babak final cabang olahraga ekshibisi esport pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

Mereka yang dinyatakan lolos untuk mengikuti pertandingan secara langsung telah melalui babak kualifikasi pada 26 Agustus-5 September, yang dilanjutkan dengan babak play-off dalam Pra-PON Free Fire yang berlangsung 11-12 September.

Produser Game Free Fire Indonesia Christian Wihananto mengungkapkan rasa bangganya atas penunjukan Free Fire sebagai salah satu titel esport resmi yang masuk dalam eksibisi PON XX.

Garena Free Fire, menurut dia, telah mendukung perkembangan ekosistem esports di Indonesia dalam mencari bibit unggul atlet esports sejak 2018.

"Komitmen ini terus kami perkuat melalui misi kami dalam mengembangkan esport menjadi olahraga kompetitif di kancah nasional maupun internasional yang mengharumkan nama bangsa, sama seperti olahraga bulu tangkis atau sepak bola," ujar Christian dalam keterangan tertulisnya, Senin.

"Sebuah pencapaian tersendiri bagi kami, dimana hadirnya Free Fire dalam eksibisi PON XX Papua menjadi bukti bahwa esport di Indonesia telah berkembang pesat, dari semata hobi atau hiburan, dan kini sebagai salah satu cabang olahraga kompetitif yang diakui resmi oleh pemerintah dan masyarakat Indonesia," tambahnya.

Baca juga: Cabor esport masuki tahap Pra PON Papua usai kualifikasi provinsi

Sejak pendaftaran PON XX Papua untuk Free Fire resmi dibuka pada 20 Agustus, telah tercatat lebih dari 17.010 pemain esport yang bergabung dan unjuk kebolehannya masing-masing dalam babak Pra-PON.

Setelah pertandingan sengit yang terbagi dalam tiga grup dan satu kelompok wildcard pra-PON, telah terpilih sebelas tim wakil dari berbagai provinsi yang lolos ke babak final PON XX Papua.

Sebelas tim ini berhak untuk berangkat ke Papua dan bertarung secara offline bertemu dengan wakil tuan rumah untuk memperebutkan gelar juara pada PON XX Papua.

Berikut sebelas tim, yang terdiri dari tiga besar pemenang setiap grup maupun dua tim pemegang wildcard.

Kualifikasi Grup A
1. Sulawesi Tenggara
2. DKI Jakarta
3. Riau

Kualifikasi Grup B
1. Sulawesi Tengah
2. Maluku
3. Lampung

Kualifikasi Grup C
1. Bengkulu
2. Maluku Utara
3. Nusa Tenggara Timur

Kualifikasi wildcard
1. Bangka Belitung
2. Sumatera Utara

Pertandingan berjalan sengit di seluruh grup maupun di wildcard match, di mana Bangka Belitung lolos dengan 41 poin, terpaut satu poin dengan pemeringkat kedua, yaitu Sumatera Utara.

Baca juga: Esport resmi jadi cabor eksibisi pertandingan PON XX Papua

TAUHD dari tim Sulawesi Tenggara menjadi pemain unggulan yang berhasil mengumpulkan 20 total point kill, atau kill terbanyak selama babak pra-PON. Perolehan point kill tertinggi berikutnya hanya berkisar pada 10 poin.

Ajang eksibisi Free Fire di PON XX Papua nantinya akan diselenggarakan di Lapangan Hoki dan Kriket di Doyo Baru, Jayapura pada 25 September 2021 (hari pertama), dengan lima putaran, dan hari berikutnya pada 26 September 2021 (hari kedua) dengan lima putaran juga.

Model pertandingan yang digunakan pada saat PON Free Fire, yakni best of 10, dengan format poin mengikuti aturan yang berlaku juga pada turnamen nasional Free Fire lainnya, seperti Free Fire Master League Season IV 2021 yang sedang berjalan.

Baca juga: 40.000 orang telah mendaftar ekshibisi esport PON XX Papua
Baca juga: Mobile Legends, Free Fire, eFootball masuk esport di PON XX Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel