Sebelum Akun WA Diretas, Wartawan Narasi Dapat Telepon Mencurigakan

Merdeka.com - Merdeka.com - Wartawan Narasi, Akbar Wijaya mengaku akun sosial media WhatsAppnya diretas. Sebelum akun WhatsApp diambil alih pihak lain, dia mengaku curiga ketika mendapat telepon beberapa hari sebelumnya.

"Sejak beberapa hari lalu sebetulnya saya sempat curiga karena setiap kali menerima telepon selalu ada notifikasi yang isinya 'menunggu peserta lainnya'. Padahal telepon WhatsApp yang masuk bukan berasal dari grup," tutur Akbar Wijaya, Minggu (25/9).

Dia mengaku akun WA dikuasai pihak lain pada Sabtu (24/9) sore sekira pukul 15.29 WIB, ketika dia menerima link dari Bumame yang berisi kode verifikasi.

"Anehnya saya sudah berbulan-bulan tidak ke Bumame. Saya hanya membaca pesan itu dan tidak melakukan aktivitas apapun seperti mengklik link atau hal-hal lain," ceritanya.

Setelahnya, Akbar Wijaya tidak bisa mengakses akun WA. Bahkan akunnya tiba-tiba ter-logout secara otomatis di semua device, baik HP maupun laptop.

"Usaha saya menghubungi pihak WhatsApp dan melalukan langkah registrasi ulang tidak membuahkan hasil. Sekarang saya sama sekali tidak bisa akses wasaap saya karena sudah terdaftar dengan nomor lain," terangnya.

Selain WA, Akbar Wijaya juga menteksi adanya usaha masuk ke akun Telegram dari pihak tidak dikenal dengan menggunakan ponsel Redmi 8.

"Saya belum bisa memastikan motif peretasan ini apakah terkait dengan fraud alias penipuan atau terkait dengan tugas-tugas jurnalistik saya sebagai wartawan. Yang pasti saya merasa sangat dirugikan dan tidak aman," pungkasnya. [cob]