Sebelum Diamankan, Briptu PN Ternyata Sudah Sering Meneror Farrah

Hardani Triyoga, Willibrodus
·Bacaan 2 menit

VIVA – Briptu PN, oknum anggota polisi yang pagi hari tadi tertangkap warga karena melompati pagar indekos mantan istrinya, Farrah di Jalan Kebon Kacang II, Tanah Abang, Jakarta Pusat. Aksi Briptu PN diketahui sudah dilakukan sejak lama.

Saat kepergok warga, ia terlihat mencongkel salah satu pintu kamar dan melompati pagar indekos. Adik Farah yang tak mau disebutkan namanya, menyampaikan kakaknya dan Briptu PB sudah bercerai. Pemicunya, karena ulah Briptu PN yang sering meninggalkan Farrah.

"Kakak saya sudah menikah dengan polisi itu (Briptu PN). Cuma dia (Briptu PN) kabur tanpa ada informasi," kata adik kandung Farrah, saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat 26 Februari 2021.

Menurutnya, Farrah dan Briptu PN sudah lama berpisah. Belakangan, Briptu PN mulai berulah dan sering meneror Farrah. Ia meneror dengan cara sering menelpon dan juga datang langsung seperti kejadian pagi tadi.

"Mereka sudah lama pisah. Pisah karena Briptu PN yang terlebih dahulu meninggalkan Farrah. Tapi, setelah pisah, dia suka mengusik kakak saya. Jadi, tidak nyaman kakak saya ini," lanjutnya.

Ia tidak mengetahui status Briptu PN sebagai anggota polisi amsih aktif atau tidak. Sebab, senjata api yang ia todongkan ke warga tadi pagi adalah asli, bukan mainan.

"Itu senjata asli, bukan palsu, bukan mainan. Karena tadi pagi pas ditangkap saya ada juga dan saya lihat langsung pistol yang dia (PN) todongkan ke kami," ujarnya.

Pantauan VIVA di lokasi kejadian, situasi indekos tampak sepi. Tak terlihat satu pun aktivitas penghuni di luar kontrakan. Tampak di depan, ada sejumlah pakaian yang dijemur di pagar kontrakan dan sebuah kasur yang dijemur di depan.

Jalan di depan kontrakan tersebut tampak sempit. Aktivitas warga setempat pun tak banyak. Hanya sebagian warga yang duduk di pinggir jalan sambil bercerita.

Sebelumnya, sejumlah warga di kawasan Kebon Kacang berhasil mengamankan seorang anggota polisi yang diduga hendak memaksa masuk ke dalam kamar kost di Jalan Kebon Kacang II. Saat hendak ditangkap, oknum anggota tersebut mengamuk dan sempat menodongkan senjata api ke warga. Namun, senjata api itu berhasil diamankan.

Terkait itu, Kapolsek Tanah Abang Kompol Singgih Hermawan pun membenarkan peristiwa tersebut. Namun, ia mengatakan oknum tersebut bukan seorang pencuri, melainkan sedang mencari Farrah.

"Yang bersangkutan bukan pencuri. Yang bersangkutan lompat pagar karena mencari saudari Farrah. Sebab, saat masuk ke kontrakan tersebut, pelaku ini berteriak mencari Farrah," kata Singgih saat dikonfirmasi wartawan, Jumat siang.

Lanjut Singgih, pelaku PN ini berteriak memanggil Farrah namun tak ada jawaban. Ia pun berupaya mencongkel pintu kamar Farrah.

"Antara Farrah dengan pelaku PN ada hubungan pribadi. Saat ini pelaku kami amankan dan apabila dari keluarga korban mau melapor, maka akan kami tindaklanjuti," sebutnya.

Ia juga mengklaim, bahwa Briptu PN telah dipecat sebagai anggota Polri. PN dipecat karena masalah indisipliner.

Baca Juga: Oknum Polisi Bunuh 2 Wanita, Motifnya karena Sakit Hati