Sebelum Dieksekusi, Brigadir J di Pekarangan dan Dipanggil Bripka Ricky untuk Masuk

Merdeka.com - Merdeka.com - Rekonstruksi pembunuhan Brigadir J berlanjut di Rumah Dinas Irjen Ferdy Sambo setelah sebelumnya dilakukan di rumah pribadi. Adegan berawal saat rombongan Putri Candrawathi, Bharada E, Bripka Ricky, Kuat Maruf dan Brigadir J tiba di rumah dinas setelah melakukan perencanaan pembunuhan.

Mereka selanjutnya masuk namun tidak semua ke dalam rumah. Tidak lama kemudian Irjen Ferdy Sambo datang ke rumah dinas dengan mengenakan sarung tangan dan menenteng pistol, Selasa (30/8).

Adegan selanjutnya memperlihatkan Ferdy Sambo berada di ruang tengah dan bertemu dengan Bharada E yang baru turun dari tangga dengan membawa pistol. Keduanya lalu terlibat sebuah pembicaraan.

Kuat Maruf dan Ricky berada di garasi atau pekarangan depan. Ricky kemudian memanggil Brigadir J yang sedang berdiri di pekarangan samping. Keduanya berbincang sebentar yang diduga mengajak J untuk masuk ke rumah.

Ricky kemudian berjalan dengan diikuti Brigadir J di belakanganya. Kemudian mereka masuk ke dalam rumah.

Polri menyatakan, rekonstruksi kasus pembunuhan berencana Brigadir J digelar di tiga tempat. Totalnya, ada 78 adegan reka ulang yang akan dilakukan.

"Rekonstruksi hari ini akan meliputi 78 adegan," ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo di rumah pribadi Ferdy Sambo, di Jalan Saguling III, Duren Tiga Barat, Pancoran, Jakarta Selatan, Selasa (30/8/2022).

Dedi menjelaskan, di rumah di Magelang ada 16 adegan untuk peristiwa pada 4, 7, dan 8 Juli 2022. Kemudian di rumah pribadi Ferdy Sambo di Saguling ada 35 adegan. Meliputi peristiwa tanggal 8 dan pasca pembunuhan Brigadir J.

"Di rumah kompleks dinas Duren Tiga ada 27 adegan terkait peristiwa pembunuhan Brigadir J," kata Dedi.

Dedi meminta semua pihak bersabar mengenai rekonstruksi pembunuhan Brigadir J ini.

"Dan kita akan menyiapkan dua layar untuk bisa diliput teman teman media bagaimana jalannya rekonstruksi di TKP Saguling maupun di TKP di Duren Tiga," tandas Dedi. [eko]