Sebelum dijemput keluarga, jamaah haji divaksin penguat dulu

Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jamaah haji yang baru pulang dari Arab Saudi diberikan vaksin COVID-19 penguat saat berada di asrama haji, sebelum dijemput oleh keluarga masing-masing.

"Bapak Presiden memberikan arahan untuk semua jamaah haji yang pulang dan belum di-booster, (vaksin penguat) diminta sambil menunggu di asrama haji sebelum dijemput oleh keluarganya bisa di-booster," kata Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin di Kantor Presiden, Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Senin, setelah rapat terbatas evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM).

Dia menjelaskan vaksinasi penguat telah terbukti efektif dalam memberikan proteksi ekstra bagi masyarakat dari kemungkinan dirawat di rumah sakit maupun meninggal karena terpapar COVID-19.

Ia menjelaskan bahwa mayoritas pasien yang meninggal dunia akibat COVID-19 merupakan orang-orang yang belum divaksin atau baru divaksin satu kali.

"Sedangkan yang sudah divaksin dua kali jauh menurun persentase fatalitasnya atau yang wafat kalau terkena, dan yang di-booster sudah sangat menurun persentase yang wafatnya atau kalau kena," katanya.

Baca juga: PPIH pastikan pemeriksaan COVID-19 tuntas di Asrama Haji Surabaya

Menkes Budi mengatakan Presiden Jokowi juga meminta percepatan dalam pemberian vaksin COVID-19 penguat bagi masyarakat umum.

Pemerintah, kata dia, akan mewajibkan vaksinasi penguat sebagai syarat dalam sejumlah kegiatan masyarakat.

"Bapak Presiden memberikan arahan agar vaksinasi booster itu dipercepat. Beberapa kegiatan masyarakat nanti akan kita minta agar diwajibkan vaksinasi booster dengan tujuan untuk melindungi masyarakat, kalau terkena jangan sampai masuk rumah sakit, dan jangan sampai wafat," ujar dia.

Dalam rapat terbatas Senin ini, Menkes Budi melaporkan kepada Presiden Jokowi bahwa kenaikan kasus COVID-19 di Indonesia terus terjadi.

"Indonesia mirip dengan India di mana kenaikannya tidak cepat tapi perlahan naik terus dan kita belum melihat puncaknya mencapai dengan cepat seperti yang terjadi di negara-negara lain," ujar dia.

Baca juga: Selain jamaah, petugas juga diminta jaga stamina jelang kepulangan
Baca juga: KKP Panjang: Jamaah haji yang tiba akan diperiksa dalam dua kelompok
Baca juga: Pemerintah siapkan skrining kesehatan sambut kepulangan jamaah haji

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel