Sebelum Ditembak Brigadir J Ada di Taman Rumah, Masuk Setelah Dipanggil Ferdy Sambo

Merdeka.com - Merdeka.com - Kabareskrim Polri Komjen Agus Andrianto mengatakan, sebelum Brigadir J alias Nofryansyah Yosua Hutabarat ditembak, ia lebih dulu berada di pekarangan rumah dinas atau lokasi kejadian penembakan. Diketahui, polisi sudah menetapkan empat orang tersangka atas kasus tewasnya Brigadir J.

"Semua saksi kejadian menyatakan Brigadir Josua almarhum tidak berada di dalam rumah, tetapi di taman pekarangan depan rumah," kata Agus saat dihubungi.

Kemudian, saat itu mantan Kadiv Propam Polri Irjen Ferdy Sambo pun langsung memanggil Brigadir J untuk masuk ke dalam rumah.

"Almarhum J masuk saat dipanggil ke dalam oleh FS," ujarnya.

Hal itu terungkap, berdasarkan pemaparan Direktur Tindak Pidana Umum (Dir Tipidum) kepadanya saat Tim Khusus (Timsus) Polri melakukan gelar perkara yang ia pimpin langsung.

Diketahui, Polri telah menetapkan empat orang tersangka dalam kasus tewasnya Brigadir J. Mereka atas nama Bharada E alias Richard Eliezer, Bripka RR alias Ricky Rizal dan KM alias Kuwat Maruf.

Ketiganya itu saat ini sudah dilakukan penahanan di Rutan Bareskrim Polri, Jakarta Selatan. Lalu, untuk satu orang lainnya yakni Irjen Ferdy Sambo yang ditahan di Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, Jawa Barat.

Ferdy Sambo marah setelah ada insiden di Magelang yang disebut merusak harkat dan martabak keluarga yang dilakukan oleh Brigadir J terhadap istrinya. [eko]