Sebelum ke Jakarta, Jokowi Minta Restu Ibunya  

TEMPO.CO, Surakarta - Calon Gubernur DKI Jakarta, Joko Widodo, berangkat ke Jakarta pada Rabu siang ini untuk memantau proses pemilihan kepala daerah DKI Jakarta pada Kamis esok, 20 September 2012. Sebelum berangkat, Jokowi menyempatkan diri menemui ibundanya, Sujiatmi Notomihardjo, untuk meminta restu.

Jokowi masuk ke rumah ibundanya yang berada di kawasan Sumber, Solo, melalui pintu gerbang belakang. Dia langsung menuju ke ruang tengah tempat ibundanya sudah menunggu. Setelah bertemu ibunya, Jokowi langsung duduk bersimpuh di depan ibunya yang tengah duduk di sofa. Dia meminta restu untuk mengikuti pemilihan kepala daerah DKI Jakarta di putaran kedua ini.

Cukup banyak wejangan yang diberikan oleh Ny Notomiardjo itu kepada anaknya. Dia berpesan agar Jokowi bisa mempertahankan kejujurannya apabila menang dalam pemilihan nanti. "Ojo lali, janji iku utang (Jangan lupa janji itu adalah hutang)," kata Ny Notomiardjo. Dia berharap agar Jokowi melaksanakan semua janji yang telah diucapkan selama kampanye jika dalam pemilihan nanti Jokowi menang.

Usai sungkeman, Jokowi mengatakan bahwa dia sudah terbiasa meminta restu orang tua tiap akan melakukan kegiatan tertentu. "Biasanya saya berkunjung langsung jika meminta restu," katanya.

AHMAD RAFIQ

Baca juga:

Liputan Khusus Pemilihan Gubernur DKI Jakarta

Kalla: Jadi Gubernur Jakarta Tak Susah-Susah Amat

Beri Masukan Jokowi, ProJakarta Undang Jusuf Kalla

"Haiya Ahok" Bikin Nachrowi Populer di Internet

Jokowi: Ada Kejutan di Pilkada Putaran Kedua

Kunjungi Non Muslim, Foke Redam Efek "Haiya Ahok''

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.