Sebelum Menikmati Aksinya di Piala Dunia 2022, Yuk Simak 6 Hal yang Tak Biasa dari Lionel Messi : Bikin Kalian Kaget

Bola.com, Jakarta - Semua hal tentang Lionel Messi adalah menarik, baik dulu, kini, dan nanti. Messi juga satu di antara megabintang yang aksinya sangat dinanti di pentas Piala Dunia 2022 Qatar.

Rakyat Argentina berharap La Pulga bisa menyudahi kutukannya di pentas sepak bola terakbar itu. Setidaknya, ia bisa mengulang sukses dua kapten La Albiceleste sebelumnya, yakni Daniel Passarella (1978) dan Diego Maradona (1986).

 

Yuk Lihat

Pemain berusia 35 tahun ini memecahkan beberapa rekor lama dalam kariernya yang gemilang sejauh ini. Ia menjadi satu-satunya pemain dalam sejarah sepak bola yang memenangkan tujuh penghargaan Ballon d'Or.

Berikut ini adalah enam fakta menarik yang layak kalian ketahui tentang Lionel Messi.

 

Tak Ada Soda di La Masia

Andres Iniesta. Merupakan senior Lionel Messi di La Masia. Selama 14 tahun bermain bersama hingga 2018, Andres Iniesta merupakan pemberi assist terbanyak bagi gol-gol Lionel Messi. (Foto: AFP/Ander Gillenea)
Andres Iniesta. Merupakan senior Lionel Messi di La Masia. Selama 14 tahun bermain bersama hingga 2018, Andres Iniesta merupakan pemberi assist terbanyak bagi gol-gol Lionel Messi. (Foto: AFP/Ander Gillenea)

Kita semua tahu, Messi lahir di Rosario. Che Guevara, revolusioner legendaris Argentina, juga lahir di sana.

Selama masa mudanya, ia mengalami kekurangan hormon pertumbuhan yang membutuhkan pengobatan mahal. Banyak yang percaya, Barcelona membayar perawatan ini ketika dia direkrut raksasa Catalan pada 2001.

Namun, bertentangan dengan kepercayaan populer, pengobatannya ditangani jaminan sosial Argentina. Terlepas dari kondisi kesehatannya, Messi baru berusia 13 tahun ketika bergabung dengan Barcelona dan, seperti remaja lainnya, menyukai minuman bersoda.

Kecintaannya pada minuman bersoda, sehingga semua mesin soda di La Masia harus disingkirkan agar mencegah merusak kesehatannya.

 

Kontrak Pertama Ditulis di Serbet

Messi kini menjelma menjadi pemain hebat dengan nilai kontrak setinggi langit. Tetapi semuanya dimulai ketika Sekretaris Teknis Barcelona, Carles Rexach, terpesona kecemerlangan pemain berusia 13 tahun itu.

Barcelona, via Rexach, kemudian bertemu dengan perwakilan Messi. Setelah semua sepakat, Rexach terpaksa menulis kesepakatan kontrak di atas kertas serbet restoran.

Rexach melakukan itu karena dia tak membawa kertas. Serbet kertas itu kini disimpan dalam bingkai untuk melestarikannya selama berabad-abad karena menandai era baru dalam sejarah FC Barcelona.

 

Lionel Messi atau Lionel Mecci?

Argentina langsung tampil menyerang pada babak pertama. Gol pembuka langsung terjadi pada menit ketujuh lewat kaki Lautaro Martinez (kiri bawah). Gol cepat ini tercipta dari umpan Lionel Messi dan tak mampu dibendung oleh kiper Kolombia, David Ospina. (Foto: AFP/Nelson Almeida)
Argentina langsung tampil menyerang pada babak pertama. Gol pembuka langsung terjadi pada menit ketujuh lewat kaki Lautaro Martinez (kiri bawah). Gol cepat ini tercipta dari umpan Lionel Messi dan tak mampu dibendung oleh kiper Kolombia, David Ospina. (Foto: AFP/Nelson Almeida)

Messi mengukir namanya sendiri jauh dari negaranya Argentina. Meskipun dia adalah biji mata Blaugrana, namun di Argentina dia bukanlah siapa-siapa.

Ketika Messi menerima panggilan pertamanya dari Asosiasi Sepak Bola Argentina untuk U-20, mereka tidak yakin siapa namanya. Dia adalah satu-satunya pemain yang bermain di luar Argentina saat itu.

Ketika dia akhirnya menerima teleponnya, itu ditujukan kepada seorang yang bernama 'Leonel Mecci'. Bukan Lionel Messi.

 

Kartu Merah Pertama di Timnas

Bintang Argentina, Lionel Messi, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Serbia Montenegro pada laga Piala Dunia di Stadion Gelsenkirchen, Nordrhein-Westfalen, Jumat (16/6/2006). (AFP/Jung Yeon-Je)
Bintang Argentina, Lionel Messi, merayakan gol yang dicetaknya ke gawang Serbia Montenegro pada laga Piala Dunia di Stadion Gelsenkirchen, Nordrhein-Westfalen, Jumat (16/6/2006). (AFP/Jung Yeon-Je)

Messi melakukan debutnya untuk Argentina pada 17 Agustus 2005, pada usia 18 tahun. Saat itu, ia masuk sebagai pemain pengganti Lisandro Lopez pada menit ke-63 dalam pertandingan persahabatan melawan Hongaria.

Seharusnya itu menjadi awal dari hubungan cinta Messi dengan La Albiceleste, tapi itu tidak terjadi. Dalam debut yang hanya berlangsung 43 detik, Messi masuk dan langsung menguasai bola.

 

Aksi Gagal

Dia memulai dengan lari khasnya saat dia ingin mengumumkan dirinya sendiri dengan debut yang mengesankan. Namun, yang terjadi malah zonk, karena pemain internasional Hungaria, Vilmos Vanczak, menarik kausnya.

Saat mencoba melepaskan diri, Messi memukul wajah Vanczak. Wasit kemudian mengusirnya dengan kartu merah. Di ruang ganti, Messi menangis.

 

Menciptakan Kata Baru Dalam Kamus

Reaksi Lionel Messi usai Argentina kalah dari Jerman pada final Piala Dunia 2014, di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Brasil (13/7/2016). Messi membatalkan pensiun dari timnas Argentina.  (EPA/Antonio Lacerda)
Reaksi Lionel Messi usai Argentina kalah dari Jerman pada final Piala Dunia 2014, di Estadio do Maracana, Rio de Janeiro, Brasil (13/7/2016). Messi membatalkan pensiun dari timnas Argentina. (EPA/Antonio Lacerda)

Kata-kata menjadi berlebihan ketika kamu mencoba menggambarkan kejeniusan Messi, termasuk mencarinya di kamus.

Pada bulan Februari 2013, Santillana, sebuah kamus dalam bahasa Spanyol, melihat kata sifat baru ditambahkan ke dalamnya yakni "Inmessionate.". Kata itu lalu dipilih oleh pelatih Argentina saat itu, Alejandro Sabella.

Artinya, yakni cara sempurna untuk bermain sepak bola, kapasitas tak terbatas untuk pengembangan diri dan menggambarkan Lionel Messi, pemain terbaik sepanjang masa.

 

Tak Sendiri

Namun, Messi bukan satu-satunya pesepak bola yang memiliki arti nama dalam kamus. Pada tahun 2012, Swedia menghormati Zlatan Ibrahimovic, karena mereka menciptakan istilah untuk menggambarkan kehebatannya dalam kamus Swedia.

Kata 'Zlatanera' adalah kata kerja dan artinya – 'mendominasi.'

 

Berdiri Sendiri Setiap Sesi Foto Tim

Penyerang Argentina, Lionel Messi berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Estonia pada pertandingan persahabatan di stadion El Sadar di Pamplona, Spanyol utara, Senin (6/6/2022). Messi mencetak lima gol dan mengantar Argentina menang besar atas Estonia 5-0. (AP Photo/Alvaro Barrientos)
Penyerang Argentina, Lionel Messi berselebrasi usai mencetak gol ke gawang Estonia pada pertandingan persahabatan di stadion El Sadar di Pamplona, Spanyol utara, Senin (6/6/2022). Messi mencetak lima gol dan mengantar Argentina menang besar atas Estonia 5-0. (AP Photo/Alvaro Barrientos)

Terlepas dari keterampilan yang luar biasa, Messi tetaplah manusia biasa. Bintang Argentina yang mungil itu selalu dapat dilihat di sudut kiri gambar tim mana pun termasuk timnas.

Dia berdiri bergandengan tangan dengan rekannya, tetapi dengan sikap yang sedikit berbeda. Alasan di balik itu adalah karena rasa rendah diri terpendam yang dialami mantan superstar Barcelona itu di tahun-tahun awalnya.

 

Tetap Terlihat

Pada saat itu, dia adalah talenta paling berbakat di antara rekan-rekannya tetapi belum menaklukkan dunia sepakbola bersama Argentina. Alasan lain, dengan berdiri sendiri di sudut, Messi tidak perlu menekuk lututnya.

Dia tetap tampak lebih tinggi daripada rekan satu timnya yang menekuk lutut untuk mendapatkan foto yang sempurna.Hal-hal kecil seperti ini yang mengingatkan kita bahwa betapapun berbakatnya Messi, dia tetaplah manusia biasa!

Video Menarik tentang Messi

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel