Sebelum Meninggal Dunia, Musisi Dorie Kalmas Cuci Darah 2 Kali Seminggu Selama Setahun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pencipta lagu ternama Dorie Kalmas rupanya sudah tutup usia dua tahun lalu. Meninggalnya sang hit maker ironisnya tak diketahui khalayak. Bahkan, berita Dorie Kalmas meninggal tak diwartakan media.

Kabar Dorie Kalmas meninggal dunia dikonfirmasi sang istri, Atiek Widyaasih, kepada Showbiz Liputan6.com dalam sesi wawancarea via telepon, Rabu (15/9/2021).

“Ya, benar. Dimakamkan di Tanah Kusir Jakarta Selatan. Prosesnya memang sangat cepat. Mas Dorie meninggal 12 Mei 2019, lahir 2 Mei 1959,” ujar istri pencipta lagu “Bahasa Kalbu.”

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Kursi Roda

Ternyata Dorie Kalmas telah meninggal dunia tahun 2019. Tak ada jurnalis yang meliput. (Foto: Koleksi Pribadi Atiek Widyaasih)
Ternyata Dorie Kalmas telah meninggal dunia tahun 2019. Tak ada jurnalis yang meliput. (Foto: Koleksi Pribadi Atiek Widyaasih)

Rupanya, tanpa sepengetahuan publik, Dorie Kalmas berjuang melawan diabetes yang menyerang tubuhnya. Setahun terakhir, Dorie Kalmas pakai kursi roda untuk beraktivitas.

“Terakhir Mas Dorie pakai kursi roda. Saya mendampinginya ke beberapa tempat termasuk ke Aquarius Musikindo untuk membahas album kompilasi karya beliau yang baru,” Atiek mengingat.

Cuci Darah Setahun

Dorie Kalmas. (Foto: Koleksi Pribadi Atiek Widyaasih)
Dorie Kalmas. (Foto: Koleksi Pribadi Atiek Widyaasih)

“Memang setahun terakhir kondisi kesehatan Mas Dorie memburuk. Ia harus menjalani cuci darah dua kali seminggu selama satu tahun. Tapi Tuhan berkehendak lain,” ia menambahkan.

Sebelum wafat, kata Atiek, Dorie Kalmas berencana merilis album kompilasi yang menampilkan sejumlah hit lawas karyanya yang dilantun penyanyi generasi kekinian.

Album Kompilasi

Salah satu album warisan Dorie Kalmas, yang dirilis Sony Music Indonesia pada 2002. (Foto: Koleksi Pribadi Atiek Widyaasih)
Salah satu album warisan Dorie Kalmas, yang dirilis Sony Music Indonesia pada 2002. (Foto: Koleksi Pribadi Atiek Widyaasih)

“Sempat dibahas dengan pihak Aquarius untuk album kompilasi. Ada dua lagu baru yang ditulis Mas Dorie sebelum meninggal dunia dua tahun lalu,” beri tahu Atiek.

Banyak yang terkejut saat kabar Dorie Kalmas meninggal dunia perlahan terdengar. Atiek mengakui, Dorie Kalmas memang low profile. Yang terdengar selama ini hanya karya-karyanya.

Setahun Setelah Meninggal...

Titi DJ. (Foto: Instagram @ti2dj)
Titi DJ. (Foto: Instagram @ti2dj)

“Bahkan, setahun setelah beliau meninggal saya mengurus royalti lagu-lagunya di Yayasan Karya Cipta Indonesia atau KCI. Banyak yang kaget mendengar Mas Dorie meninggal,” urainya.

Dari tangan Dorie lahir hit besar seperti “Hasrat Cinta” dan “Selamanya Cinta” untuk Yana Julio. Selain itu, ada “Bahasa Kalbu” buat Titi DJ yang kemudian dinyanyikan kembali oleh Raisa.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel