Sebelum Meninggal, Ibunda Denny Cagur Sudah Siapkan Kain

Donny Adhiyasa, Firdha Junita
·Bacaan 2 menit

VIVA – Komedian Denny Cagur tengah diselimuti duka pasca sang Ibunda, Eny Sumatni meninggal dunia pada Senin malam 18 Januari 2021. Mama Eny meninggal akibat penyakit diabetes dan ginjal yang dideritanya.

Mama Eny, sapaan akrabnya, meninggal dunia di Rumah Sakit Sentra Medika Cisalak, Jawa Barat, pada Senin malam, pukul 20.45 WIB. Jenazah Mama Eny telah dimakamkan di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Tipar Cimanggis, Depok, Jawa Barat, pada Selasa pagi 19 Januari 2021 sekitar pukul 10.00 WIB.

Adapun makam mendiang Ibunda Denny ini terletak tepat sebelah makam Rodjali, ayahanda dari komedian tersebut. Seperti apa penuturan Denny seusai menyaksikan pemakaman sang ibunda tercinta? simak ulasannya berikut ini:

Denny mengungkapkan, sang Ibu memang sengaja dimakamkan tepat di sebelah makam sang ayah. Alasannya, itu merupakan permintaan Mama Eny sebelum meninggal dunia.

Jauh sebelum kepergiaannya, Mama Eny ternyata sudah mempersiapkan segala sesuatu. Dikatakan, Mama Eny telah menyiapkan kain batik yang disimpannya dalam sebuah koper.

"Jadi saya sendiri baru tahu, ternyata ada satu koper yang sudah disiapkan sama mama, yang di situ isinya ada batik lima, kain ikhram yang pernah dipakai sama mama, sama kain panjang," ungkap Denny di TPU Tipar Cimanggis, Depok, Jawa Barat.

"Pesen mama kalau mama engga ada, batiknya ambil dari sini, pakai kain ikhram yang ini. Terus nanti penutup paling atasnya pakai kain ini, kain hitam ada bordiran tulisan doa doa," jelas Denny.

Denny pun mengaku baru mengetahui kalau kain batik itu sudah lama disiapkam oleh ibunya. Pasalnya, hal tersebut hanya diketahui oleh asisten pribadi sang Ibunda saja. Sehingga ayah satu anak itu baru memgetahuinya saat Mama Eny meninggal dunia.

"Yang ngasih tau asisten pribadinya mama, yang biasa nemenin mama, 'mama udah nyiapin ini, waktu itu pernah ngomong'," kata Denny. "Ternyata mama, almarhumah, sudah menyiapkan jauh jauh hari untuk ini," sambungnya.

Sementara itu, atas kepergian sang Ibunda, Denny memohon maaf apabila ada kesalahan yang diperbuat oleh mendiang ibunya semasa hidup.

"Saya mewakili keluarga, jika mengenal mama baik secara langsung maupun tidak, mungkin semasa hidupnya mama pernah berbuat kesalahan, baik yang disengaja, ataupun tidak disengaja, mohon dibukakan pintu maaf yang sebesar-besarmya," ujar Denny.