Sebelum MU, Cristiano Ronaldo Nyaris Berkostum Arsenal

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Manchester - Arsene Wenger telah mengungkapkan bahwa Cristiano Ronaldo bisa saja bergabung dengan Arsenal di musim panas 2003. Tapi, penyerang Portugal itu akhirnya bergabung dengan Manchester United.

Arsene Wenger dianggap oleh banyak orang sebagai salah satu manajer terbaik dalam sejarah Liga Inggris. Ia menjadi manajer Arsenal pada 1996 dan mengelola klub selama 22 tahun sebelum mengundurkan diri pada 2018.

Dalam kurun waktu itu, Wenger membawa klub meraih 17 trofi, termasuk tiga gelar Liga Inggris. Pria berusia 72 tahun itu juga pernah membuat The Gunners tidak terkalahkan sepanjang musim dan mendapat julukan 'The Invincibles' pada 2004.

Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris pada musim 2003-04 dengan tidak terkalahkan. Memenangkan gelar sebagai Invincibles dianggap sebagai salah satu pencapaian terbesar Wenger sebagai manajer.

Satu orang yang melewatkan kesempatan untuk menjadi bagian dari skuat bersejarah Arsenal adalah Ronaldo. Wenger mengungkapkan bahwa Arsenal hampir mendatangkan superstar Portugal tersebut dari Sporting Lisbon dengan MU pada musim panas 2003.

Penyesalan terbesar

Arsene Wenger - Pelatih legendaris Arsenal ini pernah bentrok dengan Sir Alex Ferguson sebanyak 49 pertandingan. (Foto: AFP/Ian Kington)
Arsene Wenger - Pelatih legendaris Arsenal ini pernah bentrok dengan Sir Alex Ferguson sebanyak 49 pertandingan. (Foto: AFP/Ian Kington)

Wenger mengakui tidak mengontrak Ronaldo adalah salah satu penyesalan terbesarnya sebagai manajer. "Saat itu, Cristiano Ronaldo. Dia bermain di Manchester United pada 2004 dan salah satu pemain yang saya sesali karena tidak mendatangkannya karena kami sangat dekat (untuk mengontraknya dari Sporting Lisbon)," kata Wenger kepada TalkSPORT.

Ronaldo, bagaimanapun, tak akan terlalu menyesal tidak bergabung dengan Arsenal. Sebab, pemenang Ballon d'Or lima kali itu kemudian menikmati kesuksesan yang signifikan bersama Manchester United.

Ronaldo membantu Setan Merah memenangkan sembilan trofi sebelum bergabung dengan Real Madrid pada 2009.

Periode kedua

Pemain Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo berselebrasi usai mencetak gol pembuka pada pertandingan Liga Inggris melawan Newcastle United di Old Trafford, Sabtu, 11 September 2021. (AP Photo / Rui Vieira)
Pemain Manchester United atau MU Cristiano Ronaldo berselebrasi usai mencetak gol pembuka pada pertandingan Liga Inggris melawan Newcastle United di Old Trafford, Sabtu, 11 September 2021. (AP Photo / Rui Vieira)

Cristiano Ronaldo mengakhiri hubungannya selama enam tahun dengan Manchester United dengan pindah ke Real Madrid pada 2009. Pemain berusia 36 tahun itu kemudian memiliki waktu yang luar biasa di ibu kota Spanyol, memenangkan empat penghargaan Ballon d'Or dan banyak trofi.

Pada 2018, Ronaldo pindah ke Juventus dengan harapan bisa menikmati kesuksesan serupa di Italia. Namun, langkah itu tidak berjalan sesuai rencana dan memutuskan untuk kembali ke Manchester United dalam salah satu transfer terbesar musim panas 2021.

Kembali ke Old Trafford, Ronaldo telah mengarahkan pandangannya untuk menikmati tugas bermanfaat lainnya bersama Setan Merah. Dia juga berniat untuk membawa masa kejayaan kembali ke klub.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel