Sebelum Mundur dari PBSI, Kapolri Usul Sosok Ini Jadi Pengganti

Robbi Yanto
·Bacaan 1 menit

VIVAKapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi mundur sebagai Sekjen PBSI.

Jenderal Listyo Sigit mengajukan surat pengunduran diri dan telah diterima Ketua Umum Agung Firman Sampurna hari Kamis 8 April 2021 kemarin.

Alhasil, Jenderal Listyo Sigit pun tak hadir dalam acara pelatinkan Pengurus Pusat PBSI yang digelar hari ini, Jumat 9 April 2021.

Ketua Umum Agung Firman mengatakan, pihaknya mendukung keputusan Kapolri untuk mundur. Apalagi, Listyo Sigit terpilih sebagai Ketua Umum PB ISSI periode 2021-2025.

Menurutnya, kehadiran Listyo Sigit sangat positif untuk pembinaan cabang olahraga sepeda karena dipimpin oleh pejabat publik di Indonesia

"Oleh karena itu kami mendukung keputusan beliau untuk menjadi Ketua Umum PB ISSI," kata Agung Firman.

Agung Firman juga menyampaikan, sebelum mengundurkan diri, Listyo Sigit sudah menyampaikan sejumlah nama yang diusulkan sebagai pengganti dirinya. Salah satunya adalah Kapolda Metro Jaya Irjen Pol. Muhammad Fadil Imran.

"Beliau juga sudah menyampaikan sejumlah nama yang diusulkan untuk menjadi pengganti beliau dan dalam waktu dekat," ucapnya.

"Kami tim formatur akan segera membuat keputusan dari nama-nama tersebut. Salah satu nama yang terkuat adalah Inspektur Jenderal Polisi Mohammad Fadil Imran," jelasnya.

Posisi Listyo Sigit sebagai Sekjen PBSI sempat dipertanyakan setelah dirinya terpilih secara aklamasi sebagai Ketua Umum PB ISSI 2021-2025 dalam Munaslu Jakarta, Sabtu kemarin.

Dalam aturan AD/ART PP PBSI pasal 14 ayat 2 butir g disebutkan seseorang tidak diperbolehkan merangkap jabatan di organisasi olahraga yang berbeda. PBSI pun menerima keputusan Listyo Sigit untuk menjadi Ketua Umum ISSI.