Sebelum Pulang Kampung Dubes AS Buka Puasa Bersama

TEMPO.CO , Jakarta:Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Scot Marciel, mengakhiri masa tugasnya di negeri ini. "Pekan depan saya sudah pulang ke kampung halaman saya di California," ujarnya dalam buka puasa bersama dengan aktivis muda di kediaman Wakil Duta Besar Amerika Serikat, kemarin, Senin, 15 Juli 2013.

Walaupun yang menyelenggarakan adalah kedutaan besar Amerika Serikat, dalam kesempatan ini makanan khas Indonesia yang menguasai meja saji. Mulai dari tahu isi, tempe mendoan, karedok, juga rendang, disajikan untuk undangan yang berasal dari berbagai organisasi, mulai dari KAMMI, HMI, hingga GKI Yasmin.

Di negeri asalnya nanti, kata Scot, ternyata juga telah menunggu undangan buka puasa yang mesti dihadirinya. "Yang mengundang adalah keluarga Pakistan yang tinggal satu jalan dengan ayah saya," katanya menambahkan. Ia mengatakan ini adalah pertanda bahwa Amerika telah berubah, dan ini merupakan pertanda yang sangat baik dalam hubungan masyarakat Amerika yang sangat majemuk.

Scot mengatakan, setelah tiga tahun bekerja di Indonesia ia mengaku cukup berat meninggalkan negara ini."Saya punya banyak teman disini, jadi saya sangat sedih untuk mengucapkan selamat tingal," katanya. Sebagai salah satu kenang-kenangan, duta besar yang gemar mengenakan batik ini akan membawa baju khas Indonesia itu ke Amerika. "Saya juga berencana untuk mengenakannya di Amerika Serikat," ujarnya.

Scot mengatakan ia akan kembali bekerja di Departemen Luar Negeri yang berbasis di Washington. "Alhamdulillah saya masih akan menangani tentang Indonesia," ujarnya tanpa menyebut detail posisi yang akan didudukinya.

RATNANING ASIH

Topik Terhangat

Hambalang Jilid 2 | Rusuh Nabire | Pemasok Narkoba | Eksekutor Cebongan

Berita Terpopler

Soal Jokowi, Prabowo: Saya yang Bawa Dia dari Solo

Ahok: Pasar Tanah Abang Bukan Punya Emak Mereka

Demi Anak, Perempuan Ini Berenang Sampai Mati

Sutradara Despicable Me Ternyata Anak N.H. Dini

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.