Seberapa Penting Memiliki Asuransi Penyakit Kritis? Cek di Sini!

·Bacaan 5 menit

Liputan6.com, Jakarta Demi hidup yang harus terus berjalan, setiap orang harus mencari cara untuk bertahan hidup. Salah satu yang mayoritas orang-orang lakukan adalah bekerja. Dengan bekerja, kita mendapat imbalan berupa gaji yang dapat dimanfaatkan untuk memenuhi kebutuhan hidup.

Bahkan bekerja dari pagi hingga sore atau malam hari pun menjadi rutinitas yang nggak bisa dihindari. Rutinitas itu dipastikan dilakukan bukan hanya untuk diri sendiri, tapi demi keluarga tercinta.

Namun sayangnya, alih-alih bekerja dengan giat dan produktif demi membahagiakan orang tersayang, kamu sampai lupa untuk menyayangi diri sendiri. Faktanya menyayangi diri sendiri itu bisa dilakukan dengan menjaga tubuh agar selalu berada di kondisi yang prima dan sehat.

Selain itu, kamu juga perlu upaya pencegahan lain, yaitu dengan menyiapkan asuransi penyakit kritis untuk diri sendiri. Kenapa? Mesti disadari dan hal ini nggak bisa dipungkiri bahwa kesehatan mental sangat berpengaruh pada kesehatan fisik.

Ketika pekerjaan menumpuk misalnya, kamu berpotensi merasa stres yang kemudian melemahkan sistem kekebalan tubuh, sehingga rentan terkena penyakit. Hal ini tentu saja bisa menjadi sumber penyakit berikutnya yang timbul karena beberapa faktor seperti, faktor genetik, diet ketat, dan penggunaan obat-obatan pereda stres dan cemas.

Oleh karena itu, kamu perlu yang namanya asuransi penyakit kritis. Ini merupakan salah satu jenis asuransi kesehatan yang memiliki manfaat tambahan dan jauh lebih spesifik, seperti memberikan manfaat berupa uang pertanggungan pada nasabah jika didiagnosa memiliki penyakit kritis. Itu karena kita sama-sama tahu bahwa ketika didiagnosa menderita penyakit kritis, biaya yang harus dikeluarkan pun nggak sedikit.

Nah, umumnya jenis penyakit kritis yang dikaitkan dengan jenis asuransi ini misalnya penyakit jantung, stroke, kanker, gagal ginjal, diabetes, meningitis dan jenis penyakit kritis lainnya. Selain itu, alasan memilih asuransi penyakit kritis. Oleh karena itu, biar kamu tahu lebih jelas, yuk baca tips memilih asuransi penyakit kritis berikut ini:

1. Jangkauan Perlindungan

Sesuai namanya, asuransi penyakit kritis memberikan perlindungan terhadap penyakit penyakit kritis. Pastikan kamu memahami jangkauan perlindungan yang diberikan ya, seperti jenis-jenis penyakit kritis apa saja yang masuk dalam coverage perlindungan.

Lalu, sejauh mana perlindungan diberikan, apakah perlindungannya diberikan sejak penyakit kritis di tahap awal atau ketika sudah memasuki tahap lanjut saja. Kemudian, seperti apa bentuk perlindungan yang diberikan: apakah berupa santunan atau penggantian biaya medis, dan sebagainya.

Oh ya yang perlu kamu ingat, semakin luas perlindungan penyakit kritis yang diberikan, premi yang dibebankan kemungkinan besar akan semakin mahal. Supaya nggak membebani keuangan pribadi, pilih asuransi penyakit kritis yang paling efektif melindungi.

2. Pahami Manfaat yang Didapat

Sebelum memutuskan mengambil asuransi pastikan kamu sudah benar-benar mempelajari manfaat apa saja yang akan didapatkan. Manfaat asuransi penyakit kritis yang pertama, untuk melengkapi manfaat asuransi.

Apabila kamu memiliki asuransi kesehatan, jenis asuransi ini memang dapat memberikan perlindungan terhadap kesehatan. Akan tetapi asuransi ini bisa saja terbatas pada jenis penyakit yang terbilang berat atau kritis.

Padahal, jika kita terkena penyakit yang tergolong kritis, biaya pengobatan yang diperlukan tentunya akan lebih besar dibanding jenis penyakit biasa bukan? Dan jika kita nggak memiliki asuransi untuk meng-cover biaya tersebut, tentu keuangan bisa menjadi berantakan. Untuk mengurangi risiko sakit parah ini, kamu memerlukan asuransi penyakit kritis sebagai pelengkap kebutuhan layanan kesehatan

3. Pilih Perlindungan Optimal

Asuransi penyakit kritis ada yang memberikan perlindungan hingga usia maksimal yaitu 100 tahun. Ada juga yang di bawah itu. Nah, walaupun kini semakin banyak kelompok usia produktif yang terserang penyakit kritis, bukan berarti kalangan berusia lanjut menanggung risiko lebih kecil.

Justru, semakin tua usia, semakin tinggi pula risiko terkena penyakit kritis. Jadi, akan lebih optimal bila kamu memilih asuransi penyakit kritis dengan masa perlindungan maksimal. Rekomendasi asuransi penyakit kritis adalah FWD Insurance yang memiliki produk asuransi penyakit kritis yaitu FWD Critical Armor.

Produk tersebut memungkinkan nasabah untuk klaim hingga tiga kali dari 50 jenis penyakit kritis major dan satu kali dari 15 jenis penyakit kritis minor. FWD Critical Armor dilengkapi manfaat pembebasan premi, manfaat meninggal dunia, dan pengembalian premi dengan total manfaat hingga 420% dari uang pertanggungan.

Selain itu, FWD Insurance juga memiliki produk asuransi kanker online yang terjangkau, FWD Cancer Protection yang hadir dengan proses digital end-to-end mulai dari pembelian hingga proses klaim.

FWD Cancer Protection memberi empat kemudahan dalam prosesnya. Mulai dari pengajuan online yang mudah melalui website e-commerce FWD Insurance, ifwd.co.id, hingga klaim secara online yang mudah di satu aplikasi FWD MAX.

Produk perlindungan ini memberikan manfaat 100% uang pertanggungan apabila didiagnosis kanker, termasuk kanker stadium awal, dan bisa didapatkan dengan premi yang terjangkau mulai dari Rp10.000 per bulan.

Pas banget, masih ada program #ProteksiOn Lucky Draw dari FWD Insurance hingga 31 Desember 2021. Kamu bisa aktifkan perlindungan sekaligus rayakan kehidupan dan menangkan hadiah untuk dukung passionmu! Beli produk asuransi sesuai kebutuhanmu melalui jalur keagenan, bancassurance atau eCommerce. Kamu dapat mencari tahu lebih lanjut tentang informasi program ini melalui link berikut ini.

Raih kesempatan untuk memenangkan berbagai hadiah spektakuler untuk mendukung passion kamu seperti mobil Toyota Raize, sepeda Brompton, iPhone 12 Pro Max, iPad dan paket liburan serta kesempatan bertukar pengalaman seputar passion bareng ahlinya. Dapatkan 1 hingga 2 nomor undian di setiap Rp100 ribu premi/kontribusi yang dibayarkan (berlaku kelipatan), selama periode kegiatan.

Nggak hanya itu, dalam menyambut tahun baru 2022, FWD Insurance memberikan diskon 25% untuk setiap pembelian atau kepesertaan Asuransi Bebas Handal, FWD Cancer Protection, Bebas Rencana, & Bebas Aksi dari periode 24-31 Desember 2021. Info lebih lanjut silahkan mengunjungi website fwd.co.id.

Oleh karena itu, penting untuk memikirkan tentang asuransi untuk penyakit kritis sebagai bentuk proteksi dini. Beberapa tips diatas akan memberikan perlindungan dari kerugian secara finansial akibat tingginya biaya pengobatan medis untuk penyakit kritis tersebut. Jadi pahami dengan baik agar bisa memberikan perlindungan dengan tepat.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel