Sebuah universitas di Australia menghilangkan tenggat waktu pengumpulan tugas. Ini yang terjadi kemudian.

Saat para mahasiswa di seluruh negeri menyelesaikan ujian akhir dan ujian penilaian mereka di tahun ini, ide untuk menghapus tanggal tenggat waktu mungkin terdengar sangat menarik.

Menjadi lebih terbuka mengenai tanggal penyerahan tugas mungkin terlihat seperti langkah masuk akal yang dapat diambil oleh universitas. Bahkan sebelum COVID-19, universitas telah mencari cara untuk membuat pembelajaran lebih fleksibel. Hal ini umumnya dilakukan dengan menawarkan unit secara daring atau dalam model hibrida, yang memungkinkan beberapa unit untuk dilakukan secara langsung dan beberapa secara daring. Namun, apakah ini benar-benar fleksibel jika hanya tempatnya yang berubah?

Tren yang muncul di sektor pendidikan adalah “pembelajaran mandiri,” yaitu ketika siswa tidak diwajibkan untuk menyesuaikan pembelajaran mereka dengan semester di universitas dan mungkin ada tenggat waktu penilaian yang fleksibel.

Dengan kata lain, para siswa dengan akses internet dan laptop dapat belajar di waktu dan tempat yang dapat disesuaikan dengan keinginan mereka.

Di Central Queensland University, Australia ini dikenal sebagai “hyperflexible learning” atau “pembelajaran hiperfleksibel”. Universitas kami telah menawarkan unit pascasarjana hiperfleksibel.

Kami ingin mengetahui pengalaman yang didapatkan para mahasiswa dan staf jika konsep hiperfleksibel ini dilakukan di tingkat S1.

Studi kami

Dalam studi percontohan tahun 2021, kami memperhatikan empat unit studi sejarah dan komunikasi sarjana. Rumpun humaniora cocok untuk uji coba ini karena mereka menarik banyak siswa, tidak memiliki tes atau ujian, dan memiliki lebih sedikit batasan seperti akreditasi eksternal.

Kami menawarkan unit dalam mode tradisional dan mode hiperfleksibel. Dalam mode hiperfleksibel, mahasiswa memiliki akses ke semua konten unit, dapat mengatur kecepatan sendiri, dan tidak memiliki tanggal tenggat waktu untuk ujian tertulis dan lisan.