Sebulan Operasi di Kalsel, Satgas Gulben TNI AD Kembali ke Jakarta

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – 64 prajurit TNI Angkatan Darat yang tergabung dalam Satuan Tugas Penanggulangan Bencana (Satgas Gulben) Kalimantan Selatan telah selesai menjalankan misi kemanusiaan.

Dilansir VIVA Militer dari keterangan resmi Dispenad, Kamis, 11 Februari 2021, 64 personel TNI AD itu telah kembali dengan selamat di Jakarta pada hari Rabu, 10 Februari 2021 kemarin dengan menggunakan Kapal Angkatan Darat Republik Indonesia (ADRI) 50 di Dermaga Satuan Angkatan Air (Satangair) Pusbekangad, Tanjung Priok, Jakarta Utara.

Setibanya di Markas Satangair TNI AD, 64 Satgas Gulben dan 35 personel ABK Kapal ADRI-50 itu langsung disambut oleh Irjenad Letjen TNI Benny Susianto.

Letjen TNI Benny menyatakan, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Satgas Gulben Kalimantan Selatan dan seluruh awak Kapal ADRI-50 yang telah bekerja keras menjalankan misi kemanusiaan selama berada di Kalimantan Selatan beberapa waktu lalu.

Irjenad menegaskan, pemberian bantuan kemanusiaan ini merupakan komitmen dan salah satu bukti nyata dari pengabdian TNI AD yang senantiasa siap hadir dan membantu berbagai kesulitan yang dihadapi oleh rakyat Indonesia.

"TNI AD akan selalu siap mengerahkan Alutsista serta sarana prasarana lainnya, untuk membantu mengatasi berbagai kesulitan masyarakat, pembangunan kembali fasilitas umum yang rusak akibat bencana alam, membuka akses jalan bagi daerah yang terisolir, distribusi bantuan logistik, serta berbagai manfaat lainnya," kata Irjenad Letjen TNI Benny menyampaikan sambutan tertulis dari KSAD.

Letjen TNI Benny juga meminta kepada seluruh prajurit TNI AD yang terlibat dalam Operasi Militer Selain Perang (OMSP) di Kalimantan Selatan agar tidak mudah puas diri atas apa yang telah dicapai.

Jenderal TNI bintang tiga itu meminta agar seluruh personel segera melakukan konsolidasi dengan baik sehingga siap kembali untuk melaksanakan tugas selanjutnya.

"Jangan pernah berhenti melakukan evaluasi agar tugas- tugas ke depan lebih baik lagi. Jaga kesehatan dengan sebaik-baiknya termasuk keluarga di tengah pandemi Covid-19 dan setelah ini seluruh personel akan dilakukan swab sebelum kembali ke satuan asal," ujarnya.

Untuk diketahui, selama berada di Kalimantan Selatan, Satgas Gulben TNI AD itu tidak hanya bekerja sebatas membagikan bantuan logistik kepada para korban terdampak bencana banjir sematan. Mereka berada di Kalimantan Selatan kurang lebih selama satu bulan untuk membantu membenahi sejumlah fasilitas publik yang rusak karena banjir yang menggenangi 11 Kabupaten/Kota di Kalimantan Selatan tersebut.

Selama berada hampir satu bulan di Kalimantan Selatan, Satgas Gulben TNI AD itu berhasil membangun jembatan bailey sepanjang 18 meter dengan lebar 4 meter di atas Sungai Pabahanan Kabupaten Tanah Laut dan mendirikan dapur lapangan di empat titik lokasi banjir.