WHO Sebut Penyebaran Corona dari Orang Tanpa Gejala Masih Langka

Liputan6.com, Jakarta- Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) masih percaya penyebaran Virus Corona COVID-19 dari seseorang tanpa gejala sebagai hal yang langka. Meskipun ada peringatan dari banyak pakar di seluruh dunia tentang penularan lebih sering terjadi dan kemungkinan menjelaskan mengapa pandemi Virus Corona sangat sulit untuk diatasi.

Pimpinan teknis WHO pada Virus Corona COVID-19, Maria Van Kerkhove mengatakan, banyak negara melaporkan kasus-kasus penyebaran dari orang-orang yang tidak menunjukkan gejala, atau mereka yang tidak memiliki gejala klinis.

"Tetapi ketika orang-orang itu ditanya lebih rinci tentang kasus-kasus tersebut, banyak dari mereka ternyata memiliki penyakit ringan, atau gejala yang tidak biasa," kata Maria Van Kerkhove. 

Para pejabat kesehatan di negara-negara termasuk Inggris, AS dan di tempat lain telah memperingatkan bahwa Virus Corona COVID-19 menyebar dari orang-orang tanpa gejala. 

Namun WHO berpendapat bahwa jenis penyebaran ini bukanlah pendorong pandemi dan mungkin hanya menyumbang sekitar 6% dari penyebaran yang terjadi, paling banyak, seperti dikutip dari VOA News, Selasa (9/6/2020).

Sedikitnya Kasus Penyebaran

Perawat berpelukan saat upacara peringatan Hari Perawat Internasional di Rumah Sakit Tongji, Wuhan, Provinsi Hubei, China, Selasa (12/5/2020). Menurut WHO, perawat berada di garis depan dalam memerangi pandemi virus corona COVID-19. (STR/AFP)

Virus Corona COVD-19 menyebar dari orang-orang tanpa gejala, menurut beberapa penelitian, tetapi banyak dari mereka adalah merupakan laporan anekdotal atau berdasarkan pemodelan.

Berdasarkan data dari negara-negara, ketika orang-orang tanpa gejala Corona COVID-19 dilacak dalam jangka waktu lama, untuk melihat apakah mereka menyebarkan penyakit, ternyata terdapat sangat sedikit kasus penyebaran, kata Maria Van Kerkhove.

Maria Van Kerkhove menyampaikan, "Kami terus-menerus melihat data ini dan kami berusaha mendapatkan lebih banyak informasi dari negara-negara untuk benar-benar menjawab pertanyaan ini. Tampaknya masih jarang bahwa individu tanpa gejala benar-benar menular ke depan."

Saksikan Video Berikut Ini: