Secepatnya Hindari Kebiasaan Buruk Ini Kalau Mau Bebas Jerawat

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Setiap orang pasti menginginkan kulit sehat dan terawat. Bahkan tak tanggung-tanggung untuk melakukan perawatan ke dokter kulit supaya mendapat hasil maksimal. Tanpa sadar, kebiasaan sehari-hari yang buruk justru menjadi penyebab masalah kulit muncul.

Salah satu masalah yang dirasakan oleh kebanyakan pria dan wanita adalah jerawat. Meskipun diketahui jerawat akan muncul selama masa remaja, tak dipungkiri masalah ini pun mengganggu orang dewasa. Terlebih mereka yang melakukan kesalahan perawatan kulit atau sedang merasa stres.

Atas dasar tersebut, seorang dokter kulit Stuti Khare Shukla akhirnya membeberkan apa saja kebiasaan buruk sehari-hari yang dapat menyebabkan jerawat muncul.

Dikutip dari laman The Indian Express, Jumat (17/9/2021), berikut ini kebiasaan buruk yang dapat menyebabkan munculnya jerawat serta cara mengatasinya.

1. Karbohidrat yang tinggi

Y.O.U Beauty hadirkan Y.O.U AcnePlus Series untuk mengobati jerawat tanpa meninggalkan bekas noda hitam di wajah. (FOTO: Unsplash.com/Cheyenne Doig).
Y.O.U Beauty hadirkan Y.O.U AcnePlus Series untuk mengobati jerawat tanpa meninggalkan bekas noda hitam di wajah. (FOTO: Unsplash.com/Cheyenne Doig).

Siapa sangka, munculnya jerawat ternyata bisa disebabkan karena mengonsumsi karbohidrat yang berlebih. Selain itu, bisa pula disebabkan karena terlalu banyak mengonsumsi gula dan junk food, seperti keripik, cokelat, dan es krim.

Hal-hal seperti itu tentu perlu dihindari atau jangan konsumsi berlebih jika tak ingin bermasalah dengan jerawat. Alangkah lebih baik konsumsi makanan seimbang yang kaya akan antioksidan, seperti sayuran hijau. Makanan seperti itu justru dapat membantu menghilangkan jerawat.

2. Obat-obatan tertentu

Di samping itu, obat-obatan juga dapat memicu munculnya jerawat. Sebab, obat-obat tertentu dapat mengganggu kadar hormon tubuh seseorang. Alhasil bisa menimbulkan jerawat.

Menyikapi hal tersebut, lebih baik konsultasikan terlebih dahulu kepada dokter mengenai resep obat yang akan diminum.

3. Tidak mandi setelah berolahraga

Ada jerawat yang muncul ketika kita terlalu sering memakai pakaian ketat saat berolahraga. Selain itu, tidak mandi setelah berolahraga pun bisa menyebabkan masalah ini.

Panas dan keringat akan terperangkap dan membuat bakteri berkembang biak. Oleh karena itu, mandilah secara teratur dan bersihkan wajah dengan benar. Apalagi setelah berolahraga.

4. Terlalu lama terkena sinar matahari

Paparan sinar matahari yang terlalu lama dapat menyebabkan peradangan kulit. sengatan sinar matahari bahkan bisa menyebabkan menumpuknya sel kulit mati. Hal tersebut akhirnya membuat pori-pori tersumbat dan akhirnya menyebabkan jerawat.

5. Kurang tidur dan olahraga

Selanjutnya, kurang tidur dan olahraga bisa menyebabkan stres yang pada akhirnya membuat hormon tidak normal. Ketika hal itu terjadi, jerawat mungkin akan muncul.

Sebab itu, lakukan olahraga setidaknya 2-3 kali seminggu untuk menjaga keseimbangan hormon. Sebab, ketidakseimbangan hormon pun merupakan salah satu penyebab timbulnya masalah jerawat.

Buat Kebiasaan Baik

Begini urutan perawatan wajah yang benar untuk kulit kering dan berjerawat. (FOTO: Unsplash/feehcosta).
Begini urutan perawatan wajah yang benar untuk kulit kering dan berjerawat. (FOTO: Unsplash/feehcosta).

Sebagai gantinya, lakukanlah kebiasaan-kebiasaan baik untuk menghindari masalah jerawat tersebut. Langkah-langkah yang bisa dilakukan antara lain.

1. Jaga kebersihan wajah dengan mencuci wajah 2-3 kali sehari dan gunakan pelembab

2. Bersihkan alat rias secara teratur karena alat tersebut dapat menjadi sumber bakteri

3. Jangan memencet jerawat karena dapat mendorok infeksi bakteri dan menyebarkan jerawat ke bagian kulit lainnya

4. Gunakan produk yang tepat dengan menggunakan produk non-comedogenic, namun ketahui dulu sebelumnya kondisi kulit masing-masing

Reporter: Aprilia Wahyu Melati

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel