Sederet Fakta Steve Easterbrook yang Dipecat dari CEO McDonalds

Christantio Utama

Skandal hubungan antara pejabat perusahaan dengan pegawainya kembali mencuat ke publik internasional, kini CEO McDonalds yakni Steve Easterbrook yang ketahuan memiliki kedekatan dengan karyawannya.

Pria yang lahir pada tanggal 6 Agustus 1967 di kota Watford, Inggris ini melanggar salah satu kebijakan korporasi dimana atasan dilarang memiliki hubungan khusus dengan rekan kerjanya di perusahaan yang sama.

Konsekuensinya terpaksa Steve harus merelakan jabatannya tersebut kepada Chris Kempczinski yang sebelumnya duduk sebagai Presiden McDonalds Amerika Serikat, melansir dari Chicago Tribune.

Sontak berita ini membuat saham makanan cepat saji  yang bermarkas di Chicago, Amerika Serikat tersebut turun mencapai 3 persen pada perdagangan 4 November 2019. Total kerugian yang dibukukan oleh McDonalds menyentuh US$ 3,4 miliar atau setara Rp 47 triliunan akibat kasus itu.

Steve Easterbrook sendiri udah menjabat sebagai CEO McDonalds semenjak tahun 2015 lalu dan membukukan beberapa pencapaian di sektor sales perusahaan.

Nah daripada berlama-lama lagi mending kita simak langsung aja yuk fakta unik tentang mantan CEO McDonalds Steve Easterbrook berikut ini:

Baca juga: Sesuai Arahan Jokowi, Pemprov DKI Jakarta Bakal Hapus 5.340 Pejabat Eselon III dan IV

1. Steve Easterbrook bakal mendapatkan kompensasi sebesar US$ 27 juta

Uang pesangon (Ilustrasi by Shutterstock).

Atas keputusan yang diambil oleh pihak perusahaan, Steve Easterbrook bakal mendapatkan pesangon serta tunjangan yang nominalnya sebesar US$ 27 juta atau setara Rp 378 miliaran.

Uang sebanyak itu ia dapatkan dari berbagai sumber seperti tunjangan kerja tahun lalu, tunjangan kesehatan dan opsi untuk mendapatkan saham McDonalds yang dijual di New York Stock Exchange (NYSE) semenjak 1979, melansir dari Daily Mail.

Baca juga: Wow Bandara Soekarno Hatta Berpeluang Jadi yang Terbaik di Dunia! Ini 5 Pesaing Kuatnya

2. Berapa gaji Steve Easterbrook?

Pegawai mendapatkan gaji dari perusahaan (Ilustrasi by Shutterstock).

Memimpin perusahaan sebesar McDonalds tentunya pria berzodiak Leo ini diganjar dengan gaji pokok yang terbilang banyak, jumlahnya sebanyak US$ 1,35 juta atau setara Rp 18,9 miliar per tahunnya.

Itu belum termasuk dengan tunjangan operasional, kesehatan dan jabatan yang angkanya tentu gak kalah fantastis. Pada tahun 2015 aja Steve sukses mendapatkan kompensasi sebanyak US$ 15,4 juta atau sebesar Rp 215 miliaran.

3. Karier Steve Easterbrook di McDonalds dimulai tahun 1993

Salah satu fast food hits, Mc Donalds (Shutterstock).

Steve pertama kali masuk dalam manajemen McDonalds pada tahun 1993 sebagai Financial Reporting Manager di kota London, Inggris. Lalu naik jabatan sebagai Eksekutif untuk seluruh gerai makanan cepat saji tersebut di Selatan Britania Raya.

Pada tahun 2006 ia dipercaya memimpin operasional McDonalds di Inggris dan dilanjutkan ke seluruh wilayah Eropa sebelum akhirnya resign ke PizzaExpress pada tahun 2011.

Namun akhirnya kembali lagi ke McDonalds pada tahun 2013 sebagai Senior Executive Vice President and Chief Brand Officer.

Baca juga: Tanggung Utang Rp 28 Triliun, Ini 4 Fakta Bulog yang Jamin Ketersediaan Beras

4. Prestasi yang berhasil diraih Steve Easterbrook di McDonalds

Catatan penjualan perusahaan (Ilustrasi by Shutterstock).

Semenjak dirinya duduk di bangku CEO, Steve berhasil meningkatkan penjualan secara keseluruhan dari angka 13 persen ke 25 persen pada tahun 2015. Dan diikuti pada tahun selanjutnya naik 5,7 persen.

Sedangkan dari sisi inovasi produk McDonalds berkomitmen untuk menyiapkan daging sapi segar dibandingkan harus menggunakan daging beku untuk meningkatkan kualitas makanan dari tahun 2017.

Nah itulah 4 fakta tentang Steve Easterbrook yang belum banyak diketahui orang. (Editor: Winda Destiana Putri).