Sedihnya Kapten Persib Kompetisi Vakum Hampir Setahun

Luzman Rifqi Karami, Dede Idrus (Bandung)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Vakumnya kompetisi Liga 1 akibat pandemi COVID-19 memberikan dampak yang cukup signifikan bagi para pemain. Salah satunya dialami kapten Persib Bandung, Supardi Nasir.

Pemain 37 tahun ini mengaku sedih melihat kondisi sepakbola Indonesia. Di mana, kompetisi Liga 1 terhenti hampir satu tahun lamanya, tepatnya sejak Maret 2020 lalu.

"Memang hampir satu tahun ya sedikit sedih, karena inilah pekerjaan kita dan di sinilah salah satu pintu rezeki kita," kata Supardi kepada wartawan.

Kendati begitu, dia mengambil sisi positif terkait vakumnya kompetisi Liga 1. Menurutnya, keputusan menghentikan kompetisi melalui pertimbangan matang pihak terkait.

"Semua itu saya berpikir hikmah bukan untuk saya tapi untuk semua juga, terutama pemain bola. Mudah-mudahan ke depan mereka akan di kontrak lebih baik gitu saja selalu berpikir positif," ungkapnya.

"Pastinya semua pertimbangan dari pemimpin kita yang terbaik buat kita, walaupun menurut kita gak masuk akal kok gak bisa main. Tapi, itu pertimbangan pemimpin di atas lebih tahu apa pertimbangannya," lanjutnya.

Perkembangan terakhir, Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Listyo Sigit Prabowo memberikan izin penyelenggaraan turnamen pramusim Liga 1 dan Liga 2 2021.

Hal ini disampaikan langsung oleh Listyo Sigit usai pertemuan dengan Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Zainudin Amali dalam jumpa pers di Mabes Polri, Kamis 18 Februari 2021.

"Kami memberikan izin terkait penyelenggaraan turnamen prakompetisi (untuk Liga 1 dan Liga 2), tentunya kita akan lihat apakah penyelenggaraan tersebut bisa dilaksanakan sesuai dengan syarat-syarat penegakan protokol kesehatan COVID-19)," kata Listyo Sigit.