Seekor Monyet di India Tewaskan Seorang Pria dengan Melempar Bata

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, New Delhi - Seorang pria 30 tahun di India tewas setelah seekor monyet melempar batu bata ke arahnya dari lantai dua sebuah gedung.

Dilansir dari laman Daily Mail, Minggu (24/10/2021), polisi lokal telah mengonfirmasi bahwa Mohammad Kurbaan tewas setelah sebuah batu bata jatuh menimpa kepalanya di daerah Nabi Karim, Delhi Tengah.

Kurbaan, yang menjual tas dari sebuah toko di daerah itu pingsan dan dibawa ke rumah sakit, di mana ia dinyatakan meninggal oleh dokter.

Laporan First Information Report (FIR) diserahkan kepada orang yang tidak dikenal oleh polisi di bawah bagian yang menangani kematian karena kelalaian, lapor Indian Express.

Saat menyelidiki insiden tersebut, polisi menemukan bahwa pemilik bangunan tempat batu bata dilempar meninggalkan dua batu bata di atas tangki air untuk mencegah monyet membukanya.

Polisi mengatakan bahwa sekelompok monyet itu berhasil menyingkirkan kedua batu bata.

Satu bata dilempar pada Kurbaan, dan yang lainnya ke teras terdekat.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Serangan Mematikan Lainnya Oleh Monyet

Ilustrasi monyet (pexels)
Ilustrasi monyet (pexels)

Insiden tersebut, terjadi setelah istri seorang pemimpin partai politik besar di India tewas saat mencoba melarikan diri dari serangan monyet.

Sushma Devi, 50 tahun, dilarikan ke rumah sakit, tetapi sayangnya meninggal karena luka-luka.

Ia adalah istri Anil Kumar Chauhan, pemimpin Partai Bharatiya Janata (BJP).

Insiden itu terjadi pada 9 September ketika dia diserang oleh monyet agresif di teras rumahnya di kota Kairana.

Untuk menghindari serangan, ia melompat dari teras rumahnya.

Monyet liar telah menyebabkan kekacauan di distrik Shamli di Uttar Pradesh di India utara, dengan pihak berwenang setempat menindak.

Komisaris kota Anunaya Jha untuk kota Mathura mengatakan: 'Monyet akan ditangkap dari area kuil Bankey Bihari Vrindavan, Chaubia para, dan area kuil Dwarkadhish di Mathura pada fase pertama program dan mereka akan dilepaskan di kawasan hutan.

Penduduk setempat mengklaim telah terjadi serangan monyet setiap hari pada anak-anak.

Pada November 2019, dua serangan merenggut nyawa bayi berusia 12 hari dan seorang wanita berusia 58 tahun di kota Agra.

Selama serangan pertama, monyet masuk ke rumah seorang wanita saat dia sedang menyusui anaknya, merebut bayi itu darinya, dan menggigitnya sampai mati.

Dalam serangan kedua, seorang wanita berusia 58 tahun digigit monyet saat dia pergi untuk buang air di luar rumahnya di pinggiran kota dan mati kehabisan darah.

Reporter: Ielyfia Prasetio

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel