Sega - Microsoft eksplorasi penggunaan "cloud" untuk game

·Bacaan 1 menit

Perusahaan teknologi yang berfokus pada pengembangan game asal Jepang yaitu Sega Sammy Holding menyebutkan tengah melakukan eksplorasi strategis bersama Microsoft dalam hal pemanfaatan cloud atau teknologi awan komputasi untuk game.

Sega tengah mencoba platform cloud milik Microsoft yaitu Microsoft Azure, dan belum secara mendetil menggambarkan jenis pengembangan yang dimaksud.

“Tujuannya tentu untuk mengoptimalkan perkembangan dan juga terus memberikan pengalaman yang berkualitas kepada para penggemar gim menggunakan teknologi cloud dari Azure,” ujar Sega dalam pernyataannya seperti dilansir dari Reuters, Senin.

Akibat rencana kerja sama itu, nilai saham Sega meningkat hingga 6 persen di pasar saham pagi tadi.

Baca juga: Team GB bantu peluncuran game SEGA edisi Olimpiade Tokyo

Baca juga: Sega buat konsol mini Game Gear Micro

Sebenarnya saat ini Microsoft sudah memiliki inisiatif terkait penggunaan teknologi gaming yang tersedia pada perangkatnya yaitu Xbox dan dapat dilihat melalui Xbox Games Pass.

Beberapa game Sega juga tersedia dalam layanan itu, contohnya seperti seri “Yakuza”.

Dengan kehadiran teknologi cloud, penggemar tak lagi membutuhkan perangkat keras yang berukuran besar dan cukup menyediakan internet dengan koneksi yang cepat.

Kerjasama Sega dan Microsoft sebenarnya sudah berjalan cukup lama, namun semakin kuat dengan adanya pengumuman kolaborasi pemanfaat teknologi cloud itu.

Terbaru Sega juga merilis gimnya di Xbox milik Microsoft yaitu “Persona” dan “Total War”.

Sega terus berupaya menarik daya tarik masyarakat pada produk video gimnya setelah menyerah dan meninggalkan produk konsol game yang sempat laris di masa lalu.

Baca juga: Sega tunda peluncuran konsol Mega Drive Mini

Baca juga: SEGA akan luncurkan game mobile Sonic sambut Olimpiade Tokyo

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel