Segera Datang, Android 12 Dibanjiri Rumor

Krisna Wicaksono, Misrohatun Hasanah
·Bacaan 2 menit

VIVA – Android 11 adalah versi terbaru dari OS seluler Google. Meskipun banyak perangkat masih berjalan pada iterasi yang lebih lama, sudah ada banyak hype seputar Android 12 yang akan datang.

Tebakan nama kode yang akan mereka gunakan pada tahun ini adalah 'snow cone' Ini akan mengikuti nama kode internal untuk Android 11, yaitu 'red velvet cake'. Sedangkan nama kode internal untuk Android 10 ialah 'quince tart'.

Menurut rumor mengenai beberapa fitur dan pembaruan yang akan dibawa adalah sebagai berikut. Pertama adalah 'App Hibernation', memainkan peran penting dalam cara Android 12 mengelola jejak aplikasi. Fitur tersebut sudah termasuk dalam Android Open Source Project (AOSP). Fitur akan secara efektif menghapus cache aplikasi yang diberi label sebagai hibernating.

Google berencana mengubah Android Runtime (ART) menjadi modul Project Mainline. Secara teoritis akan memungkinkan perusahaan untuk mendorong pembaruan besar pada ART melalui Play Store. Fitur ini akan meningkatkan kecepatan pengiriman pembaruan, membuat prosesnya lebih mulus di seluruh produsen.

Kemudian fitur kelola dua aplikasi sebagai satu tugas. Rumornya perusahaan sedang mengerjakan fitur yang disebut 'App Pairs'. Ini akan memungkinkan pengguna untuk mengelola dua aplikasi yang dibuka di menu Android Recent sebagai satu tugas.

Fitur tersebut akan memberi manfaat lebih bagi ponsel lipat dan tablet. Ini akan mempermudah pengalihan antara aplikasi layar terpisah dan layar penuh di menu Recent, melansir dari laman Android Authority, Kamis, 18 Februari 2021.

Perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat ini juga ingin meningkatkan dukungan untuk pengontrol game pihak ketiga. Android saat ini menampilkan API untuk mengelola haptik konsol game.

Tetapi tidak memberi akses kepada pengembang untuk menyesuaikan amplitudo getaran. Sehingga mereka tidak dapat membuat getaran khusus yang memiliki kekuatan atau pola yang bervariasi. Tampaknya Google sedang menangani masalah tersebut.

Lalu mode manajemen jaringan. Ini akan memberi OS lebih banyak kontrol atas aplikasi mana yang dapat mengakses internet. Menurut XDA, fitur tersebut berupa daftar blokir yang diaktifkan di pengaturan OS.

Rumor selanjutnya adalah 'Nearby Share' yang memulai debutnya pada pertengahan 2020, memberikan fungsionalitas Android 11 layaknya Apple AirDrop. Ada kemungkinan fitur tersebut dapat digunakan untuk membagikan kata sandi Wi-Fi dengan pengguna di sekitarnya.

Android 12 akan memungkinkan pengguna memilih berbagai warna utama dan aksen untuk tema OS khusus. Ini tidak hanya memengaruhi menu Quick Setting dan elemen UI, juga aplikasi yang dibuat untuk mendukungnya.

OS ini juga akan mengencangkan privasi dan akses aplikasi ke sensor yang kritis. Tombol pil di kanan atas panel status akan memberi tahu pengguna tentang aplikasi mana yang memiliki akses atau sedang menggunakan kamera dan mikrofon. Mengetuknya juga akan memberi tahu pengguna jika aplikasi baru saja mengakses fitur ini.

Beredarnya tangkapan layar lain juga menunjukkan pengguna akan memiliki akses ke halaman privasi khusus, memudahkan pengguna untuk mengelola izin aplikasi dan tombol pemutus ke kamera, mikrofon, dan lokasi. Namun, tidak terlalu jelas bagaimana pengguna bisa mendapatkan akses cepat ke halaman ini.