Segera Digelar, IDEAFEST 2020 Hadirkan 150 Pembicara Lintas Industri

Tasya Paramitha
·Bacaan 4 menit

VIVA – Festival kreatif IDEAFEST akan kembali digelar untuk kedelapan kalinya pada 13-15 November 2020 mendatang. Di tahun ini, sederet profil inspiratif dari berbagai bidang kreatif lintas industri dihadirkan. IDEAFEST 2020 juga akan digelar secara virtual dan akan terdiri dari enam program utama, yakni Conference, Ideatalks, Experiential Expo, Music, IdeaSpark Forum dan F&B.

'Restart' menjadi tema besar yang diusung, di mana festival ini ingin mengajak masyarakat menata hari baru menuju tahun yang baru. Apalagi 8 bulan terakhir ini terasa sangat berbeda karena adanya pandemi COVID-19.

Baca Juga: Ideafest 2020 Digelar Virtual, Dorong Ekonomi Kreatif Bangkit

Masyarakat dihadapkan dengan ketidakpastian. Banyak yang merasa tidak nyaman, putus asa atau memilih untuk menggunakan tahun ini sebagai waktu untuk beristirahat, jeda sejenak untuk memikirkan dan memeriksa kembali potensi apa yang sebenarnya kita miliki.

CEO Samara Media & Entertainment, Ben Soebiakto mengatakan bahwa pandemi membawa masyarakat ke dalam sebuah perubahan kehidupan yang tak terduga dan tanpa persiapan, namun bukan berarti kita harus menyerah.

"Tahun ini adalah waktu untuk kita menemukan kembali keterampilan, mengubah inspirasi, ide, tujuan dan juga impian. Dengan diselenggarakannya IDEAFEST, kami meneruskan komitmen untuk memberikan ruang informasi khususnya bagi komunitas kreatif,” katanya dalam konferensi pers virtual yang digelar Kamis, 12 November 2020.

“Menggandeng lebih banyak komunitas, dan figur-figur inspiratif, kami ingin IDEAFEST dapat memberikan dampak yang lebih besar dan efektif. Untuk terus berusaha, bergerak maju dan memulai kembali," tambahnya.

Bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) dan didukung oleh Bank BRI, IDEAFEST 2020 bakal menghadirkan deretan pembicara nasional dan internasional. Melalui panggung virtual IDEAFEST tahun ini, yang terdiri dari 4 channels, lebih dari 60 sessions dan lebih dari 150 speakers, para pembicara akan berbagi inspirasi dan informasi yang dapat dijadikan sebagai referensi terkini bagi pelaku industri kreatif.

Deputi Bidang Produk Pariwisata dan Penyelenggara Kegiatan (Events) Kemenparekraf, Rizki Handayani juga mengatakan bahwa penggabungan antara sektor pariwisata dan industri kreatif dapat membangkitkan kembali sektor pariwisata.

"Maka dari itu, dengan diselenggarakannya IDEAFEST 2020 yang juga mendorong para pelaku industri kreatif untuk beradaptasi dengan situasi saat ini, Kemenparekraf menekankan 3 komponen untuk bersama-sama membangkitkan Sektor Pariwisata dan Industri Kreatif Indonesia, yaitu Kolaborasi, Kontribusi, dan juga Inovasi. Masyarakat harus terus berjalan maju, dan menghadapi segala tantangan," ucap Rizki.

Seluruh materi dan konten yang nantinya tayang di IDEAFEST sendiri telah melalui proses kurasi oleh 15 kurator (Braintrust), terdiri dari berbagai latar belakang dan keahlian di industri kreatif.

Tiga konten utama yang dihadirkan pada IDEAFEST 2020 adalah Personal Development, terkait permasalah kesehatan mental, pengembangan diri, kesehatan dan kesejahteraan. Kemudian yang kedua mengenai Work and Business Innovation, yakni pengembangan industri kreatif baru, pembahasan mengenai paradigma dan protokol bisnis baru, dan serta perkiraan tren masa depan pasca-COVID-19.

Lalu yang terakhir adalah Planet and Society Issue, yang akan membahas mengenai isu-isu antara lain social enterprise, youngaActivism dan permasalahan lingkungan dunia terkini.

Sementara Direktur Konsumer Bank BRI, Handayani mengungkapkan bahwa pihaknya berharap gelaran IDEAFEST ini dapat menjadi platform yang memberikan manfaat pada komunitas kreatif Indonesia.

"Tempat para generasi muda kreatif Indonesia menyalurkan ide-ide dan inovasi baru. Mengoptimalkan informasi, kreativitas, dan edukasi dengan melalui sharing idea atau knowledge," ujarnya.

Tak hanya itu, untuk mengisi panggung virtual conference yang paling ditunggu oleh pengunjung, IDEAFEST 2020 menghadirkan nama-nama besar, antara lain Malcolm Gladwell (Author of Five New York Time Bestseller Books and Host Revisionist History Podcast), Dita Karang (Anggota K-Pop Band Secret Number), Omar Sosa (Co-founder & Creative Director Apartamento Magazine), Deddy Corbuzier, Elora Hardy (Founder and Creative Director of IBUKU), Jonathan Sudharta (CEO Halodoc), Myleeta Aga (Director of Content for South East Asia, Netflix), Jovial Da Lopez dan Andovi Da Lopez (SkinnyIndonesian24), Raisa (musisi), Lesti Kejora (Musisi) dan Marissa Anita (Actress and Lead Editor of GREATMIND).

Ada pula deretan figur inspiratif, antara lain Baim Wong, Najla Bisyir, Tantri Namirah, Jonathan Sudharta, Lizzie Parra, Yeri Afriyani, Fetty Kwartati, Alanda Kariza, Meiske Taurisia, Edwin, Bahari CK, Arki Prizanada, Lia Sunarjo, Daniel Surya, Salman Subakat, Garjita Arumsari, Nyonya Destira, Rachel Ajeng, David Karto, Kukuh Rizal Arfianto, Mahavira Wisnu, Rowland Asfales, Valencia Nathania, Benson Putra, Sendy Ariani, Dhika Himawan dan lain-lain.

Selain sesi talks dan conference, IDEAFEST 2020 juga mempersembahkan program musik yang dapat dinikmati secara gratis, menampilkan Diskoria feat. Afifah Yusuf, Christie feat. IMG, BAILA, Goodnight Electric, SIVIA, Sal Priadi, White Shoes & The Couples Company, Sade Susanto, Rayssa Dynta, Danilla dan Pamungkas.

Untuk mengakses seluruh konten IDEAFEST 2020, pengunjung dapat membeli tiket dalam dua kategori, yakni Live (Rp200 ribu) dan Live and Rewind (Rp450 ribu), di mana pengunjung dapat menyaksikan kembali berbagai program dari IDEAFEST sampai dengan tanggal 31 Desember 2020.

Selain akses berbayar, beberapa program IDEAFEST 2020, seperti IdeaSpark Forum, program musik, experiential expo, F&B, dan beberapa sesi IdeaTalks dapat dinikmati secara gratis melalui platform streaming Vidio. Seluruh rangkaian IDEAFEST 2020 dapat disaksikan dengan cara mengunjungi situs resmi IDEAFEST.