Segera Kunci Gelar Juara MotoGP 2021, Fabio Quartaro: Ini Momen Terbaik dalam Hidup Saya

·Bacaan 3 menit

Bola.com, Jakarta - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengaku emosional usai finis kedua di MotoGP Austin, Senin (4/10/2021) dini hari WIB. Pasalnya, meski tak menang, ia merasa hasil itu sangat krusial untuk kansnya merebut gelar dunia musim ini, apalagi ia berhasil finis di depan rival terkuatnya, Pecco Bagnaia.

Fabio Quartararo yang start kedua, mampu mempertahankan posisi hingga finis. Kini, rider Prancis itu pun unggul 52 poin atas Bagnaia di klasemen. Jadi, ia akan dapat match point perdana dalam GP Emilia Romagna di Misano pada 22-24 Oktober. Untuk mengunci gelar di sana, ia hanya harus menjaga keunggulan 50 poin.

"Rasanya hasil ini lebih menyenangkan dari kemenangan, karena saya makin dekat dengan gelar, dan musim ini sudah berkurang satu balapan lagi," ungkap pembalap berusia 22 tahun ini kepada MotoGP.com usai balap.

"Dengan 10 balapan tersisa, Anda tak perlu menghitung kekurangan satu poin. Tapi dengan empat seri tersisa, kini tiga, kami ambil untung poin atas Pecco. Jadi, ini momen menakjubkan. Rasanya ini momen terbaik dalam hidup saya, dan saya sangat menikmatinya," lanjutnya.

Sempat Sakit Perut Sebelum Start

4. Pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli, berhasil finis di urutan ke dua balapan MotoGP Republik Ceska di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020). Hasil tersebut membuat Morbidelli menempati posisi empat klasemen dengan 31 poin. (AFP/Joe Klamar)
4. Pembalap Petronas Yamaha, Franco Morbidelli, berhasil finis di urutan ke dua balapan MotoGP Republik Ceska di Sirkuit Brno, Minggu (9/8/2020). Hasil tersebut membuat Morbidelli menempati posisi empat klasemen dengan 31 poin. (AFP/Joe Klamar)

Karena makin dekat dengan gelar dunia, Quartararo mengaku sempat merasakan tekanan besar ketika sedang mempersiapkan diri menjelang start balapan di Austin. Meski begitu, ia menegaskan tekanan ini tak datang dari timnya, melainkan dirinya sendiri.

"Tentu rasanya menyenangkan, namun jujur saja, dalam pekan balap kali ini saya punya beban besar. Namun, hanya dari diri saya sendiri, tak dari siapa pun dari Yamaha. Saya sakit perut sebelum start, dan jujur saja ini balapan yang paling berat," ujar Quartararo.

El Diablo juga menyatakan, dirinya sangat emosional. Pasalnya, impiannya menjadi juara dunia, yang sudah ia miliki sejak berusia lima tahun, kini sudah ada di depan mata. Momen ini juga sangat berharga, mengingat ia juga sempat jadi kandidat juara dunia 2020, namun gagal akibat berbagai masalah teknis.

Tetap Ogah Main Aman di Misano

Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, finis di urutan kedua pada balapan MotoGP San Marino 2021. (AFP/Andreas Solaro)
Pembalap Yamaha, Fabio Quartararo, finis di urutan kedua pada balapan MotoGP San Marino 2021. (AFP/Andreas Solaro)

"Jujur saja, saya merasakan begitu banyak emosi. Ketika saya finis kedua, rasanya seperti kemenangan. Kini saya melihat bahwa saya makin dekat dengan impian terbesar saya ketika saya masih berusia 4-5 tahun. Sudah lebih dari 15 tahun saya memimpikan ini semua dan kami selangkah lebih dekat," ungkapnya.

Meski punya kans mengunci gelar dunia di Misano, Quartararo menegaskan dirinya tetap tak mau main aman di sana. Ia menyatakan ia akan tetap memburu kemenangan jika memang ada kesempatan. Jika tak bisa mengunci gelar di Misano, ia yakin masih ada kesempatan di MotoGP Algarve pada 5-7 November.

"Kini kami punya keuntungan 50 poin, dan di Misano saya takkan punya apa-apa. Jika gelar tak bisa dikunci di sana, saya akan tetap kerja keras. Portimao nanti akan jadi momen untuk meraihnya. Kini saya fokus pada gelar, namun jika bisa memperebutkan kemenangan di Misano, saya akan memburunya. Kami akan melakukannya selangkah demi selangkah," tutupnya.

Klasemen Sementara

MotoGP - Marc Marquez, Alex Rins, Joan Mir, Fabio Quartararo (Bola.com/Adreanus Titus)
MotoGP - Marc Marquez, Alex Rins, Joan Mir, Fabio Quartararo (Bola.com/Adreanus Titus)
  1. Fabio QUARTARARO - Yamaha - 254

  2. Francesco BAGNAIA - Ducati - 202

  3. Joan MIR - Suzuki - 175

  4. Jack MILLER - Ducati - 149

  5. Johann ZARCO - Ducati - 141

  6. Brad BINDER - KTM - 131

  7. Marc MARQUEZ - Honda - 117

  8. Aleix ESPARGARO - Aprilia - 104

  9. Maverick VIÑALES - Aprilia - 98

  10. Miguel OLIVEIRA - KTM - 92

  11. Jorge MARTIN - Ducati - 82

  12. Alex RINS - Suzuki - 81

  13. Enea BASTIANINI - Ducati - 71

  14. Takaaki NAKAGAMI - Honda - 70

  15. Pol ESPARGARO - Honda - 70

  16. Alex MARQUEZ - Honda - 54

  17. Franco MORBIDELLI - Yamaha - 40

  18. Iker LECUONA - KTM - 38

  19. Danilo PETRUCCI - KTM - 37

  20. Luca MARINI - Ducati - 30

  21. Valentino ROSSI - Yamaha - 29

  22. Stefan BRADL - Honda - 13

  23. Michele PIRRO - Ducati - 8

  24. Dani PEDROSA - KTM - 6

  25. Lorenzo SAVADORI - Aprilia - 4

  26. Andrea DOVIZIOSO - Yamaha - 3

  27. Tito RABAT - Ducati - 1

  28. Cal CRUTCHLOW - Yamaha - 0

  29. Garrett GERLOFF - Yamaha - 0

  30. Jake DIXON - Yamaha - 0

Sumber: MotoGP.com

Disadur dari: Bola.net (Anindhya Danartikanya, published 6/10/2021)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel