Seidl Yakin McLaren Bisa Pangkas Jarak dengan Tim-Tim Besar

Muhamad Fadli Ramadan
·Bacaan 1 menit

Mulai tahun depan, McLaren akan bekerja sama dengan Mercedes sebagai pemasok mesin. Diharapkan, ini dapat membawa mereka kembali ke masa kejayaan.

Seperti diketahui, McLaren beberapa kali meraih gelar juara dunia pembalap dan konstruktor saat menggunakan mesin Mercedes.

Terakhir, itu dilakukan oleh Lewis Hamilton yang berhasil menjadi juara dunia pada tahun keduanya di Formula 1 pada 2008. Namun, di tahun sebelumnya ia telah menempati posisi runner-up.

Sejak 2015-2017, McLaren mempercayakan power unit mereka kepada Honda. Tapi, kerja sama tersebut tak berjalan baik karena tim yang berbasis di Woking, Inggris itu selalu gagal tampil cepat.

Pada 2018, McLaren memutuskan menggunakan mesin Renault. Dengan perubahan di dalam tim, perlahan mereka mulai bangkit dan kembali tampil cepat.

Pada tahun pertama, McLaren hanya mampu finis di urutan keenam dalam klasemen konstruktor dengan mengoleksi 62 poin. Tapi, di tahun kedua bersama Renault, mereka tampil kuat dan mengakhiri musim di posisi keempat setelah mengumpulkan 145 poin.

Puncaknya terjadi pada tahun ini, di mana ada tiga tim yang memperebutkan urutan ketiga. Namun, McLaren berhasil mengakhiri musim di urutan ketiga dengan mencetak 202 poin dan mendapat dua podium.

“Situasi saat ini jauh berbeda ketika saya pergi dari Formula 1 pada 2009. Jarak antara tiga tim besar sangat besar. Terurama dalam hal anggaran dan sumber daya,” kata Seidl kepada Motorsport.com.

Seidl menyadari dengan situasi saat ini, tak memungkinkan bagi McLaren untuk bertarung dengan tim-tim besar seperti Mercedes dan Red Bull. Tapi ia meneaskan timnya terus melakukan pengembangan.

Zak Brown, CEO, McLaren Racing, dan Andreas Seidl, Team Principal, McLaren, di grid

Zak Brown, CEO, McLaren Racing, dan Andreas Seidl, Team Principal, McLaren, di grid<span class="copyright">Andy Hone / Motorsport Images</span>
Zak Brown, CEO, McLaren Racing, dan Andreas Seidl, Team Principal, McLaren, di gridAndy Hone / Motorsport Images

Andy Hone / Motorsport Images