Sejak 1975, Rempah dari Aceh Jadi Rahasia dari Soto Bang Ali

Dian Lestari Ningsih, banyumurti
·Bacaan 1 menit

VIVA – Aneka rempah dari Aceh jadi sentuhan utama dalam kuah santan soto ini, yang tidak kita temukan di soto Betawi dan soto Bogor. Potongan daging dan aneka jeroan sapi yang sudah digoreng terlebih dahulu bisa kita pilih untuk menjadi isian kuah soto.

Bang Ali meracik sotonya sejak tahun 1975, dan menjadi salah satu kuliner legendaris di Bogor. Sejak mulai menjadi warga Bogor di tahun 2000an, Soto Bang Ali ini selalu menjadi rujukan sebagai salah satu kuliner legendaris Bogor. Saat itu, Bang Ali sendiri yang masih melayani para pelanggannya.

Daging, paru, babat, iso, limpa, lidah dan kikil bisa kita pilih sebagai isian sotonya. Kuah sotonya punya cita rasa yang berbeda baik dari soto betawi maupun soto kuning Bogor, ramuan rempah asal Aceh menjadi kuncinya. Dulu hanya tersedia kuah santan, akan tetapi sekarang kuah bening pun tersedia untuk dipilih. Rasanya?

Buat saya pribadi ini sih salah satu satu gagrak soto yang unik dan nikmat dari aneka soto yang ada di Indonesia. Potongan daging dan jeroannya gurih, karena sudah digoreng terlebih dahulu, disiram kuah soto kaya rempah yang gurih menjadikan sajian Soto Bang Ali ini memang spesial.

Sedikit sambal dan kucuran jeruk nipis menyempurnakan sajian yang ada. Pertama kali menikmati Soto Bang Ali di tahun 2000an di kedainya yang berada di Jl. Pemuda, samping Pabrik Good Year. Akan tetapi beberapa tahun kemudian, Bang Ali membuka kedainya di Jl. Bangbarung. Walaupun kedainya yang di Jl. Pemuda masih ada, akan tetapi Bang Ali hanya terlihat di kedai barunya ini.

Sempat bertanya ke Bang Ali langsung tentang hal ini, ternyata beliau menyampaikan bahwa kedai lamanya sudah tidak lagi ia kelola, dan saudaranyalah yang mengambil alih kedai itu. Dan saat ini Soto Bang Ali dikelola oleh generasi keduanya, dan hadir di tiga lokasi di kota Bogor, termasuk yang di Jl. Bangbarung ini.

SUMBER ASLI