Sejak Pemberlakuan PPKM, Jokowi Sebut Kasus COVID dan BOR RS Menurun

·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat atau PPKM berbagai level nyatanya telah menunjukkan hasil positif. Setelah menggunakan istilah PPKM Daruat kemudian berganti nama menjadi tingkatan atau level, pemerintah menyebut orang yang terinfeksi COVID-19 sudah mulai menurun tajam. Hal itu disampaikan Presiden Joko Widodo atau Jokowi, Senin malam 23 Agustus 2021.

"Sejak titik puncak kasus pada tanggal 15 Juli 2021, kasus konfirmasi positif terus menurun dan sekarang sudah turun sebesar 78 persen," kata Jokowi.

Menurut Presiden, dengan kondisi tersebut, pemerintah pelan - pelan menyesuaikan pelonggaran aktivitas masyarakat dengan sejumlah syarat. Jokowi juga memaparkan data. Sejak PPKM diberlakukan, tingkat keterisian tempat tidur di rumah sakit juga turun.

"BOR nasional yang saat ini berada pada angka 33 persen. Untuk itu, pemerintah memutuskan mulai tanggal 24 Agustus hingga 30 Agustus 2021, beberapa daerah bisa diturunkan daerah levelnya dari level 4 ke level 3," ucap Kepala Negara.

Oleh karenanya, Jokowi dalam hal ini memutuskan untuk wilayah Jawa - Bali; diantaranya Jabodetabek, Bandung, Surabaya, pemberlakuan kegiatan masyarakat turun ke level 3 dari sebelumnya berada di level 4.

Jumlah daerah yang menerapkan PPKM level 4 kini menjadi 51 di Jawa- Bali dari sebelumnya 67 wilayah. Sementara untuk Level 3 dari 59 kabupaten/kota menjadi 67 kabupaten/kota.

Sekadar diketahui, peningkatan kasus di Indonesia sekitar bulan Juli lalu melonjak tajam di dua provinsi tersebut.

Baca juga: Jokowi Umumkan Jabodetabek, Bandung, Surabaya Jadi PPKM Level 3

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel