Sejarah Idul Adha, Keikhlasan Nabi Ibrahim AS dan Nabi Ismail AS

·Bacaan 1 menit

VIVA – Sejarah Idul Adha mengingatkan kembali pada kisah Nabi Ismail AS dan Nabi Ibrahim AS. Nabi Ibrahim AS merupakan ayah dan Nabi Ismail AS, dari ibunya yang bernama Siti Hajar. Setiap tanggal 10 Dzulhijjah, umat Islam merayakan Hari Raya Idul Adha atau Hari Raya Kurban.

Hari Raya Idul Adha juga disebut dengan Lebaran Haji, karena semua umat Islam dari berbagai penjuru dunia melaksanakan rukun Islam yang kelima. Lantas, bagaimanakah sejarah Hari Raya Idul Adha hingga kini tiap tahunnya diperingati oleh umat Islam di berbagai penjuru dunia?

Hari Raya Idul Adha tiap tahunnya berkaitan dengan penyembelihan hewan kurban. Entah itu kambing, sapi, domba, kerbau, hingga unta sebagai hewan kurban. Tentunya, di balik peringatan Idul Adha ada kilas balik peristiwa yang penting.

Saat Nabi Ismail AS memasuki usia remaja, Nabi Ibrahim AS menuturkan mimpinya. Mimpi itu adalah perintah dari Allah SWT. Untuk menyembelih putranya sendiri, Nabi Ismail AS. Nabi Ismail AS yang mendengar perkataan dari ayahnya, menyetujui sesuai apa yang diimpikan oleh Nabi Ibrahim AS.


SUMBER ASLI

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel