Sejarah Nomor Start Pembalap untuk F1 2021

·Bacaan 2 menit

Sejak 2014, Formula 1 memperkenalkan nomor start tetap bagi para pembalap. Hanya sang juara dunia yang boleh menanggalkan angka 1 dan ganti dengan yang lain.

Setelah absen dari kelas premier selama dua tahun, maka seorang pilot bisa kembali ke trek dengan angka sebelumnya atau yang baru. Itu lah kenapa Fernando Alonso dapat menggunakan nomornya, 14, pada 2021, usai hengkang dua tahun lalu.

Angka 17 diistirahatkan untuk menghormati Jules Bianchi yang tewas karena insiden di GP Jepang 2014. Berikut sejarah nomor start pembalap.

Daftar nomor start pembalap untuk F1 2021:

3

Daniel Ricciardo

4

United Kingdom

Lando Norris

5

Sebastian Vettel

6

Canada

Nicholas Latifi

7

Finland

Kimi Raikkonen

9

Russian Federation

Nikita Mazepin

France

Pierre Gasly

Mexico

Sergio Pérez

14

Spain

Fernando Alonso

16

Monaco

Charles Leclerc

18

Canada

Lance Stroll

31

France

Esteban Ocon

33

Netherlands

Max Verstappen

38

Japan

Yuki Tsunoda

44

United Kingdom

Lewis Hamilton

47

Mick Schumacher

55

Spain

Carlos Sainz

63

United Kingdom

George Russell

77

Finland

Valtteri Bottas

99

Antonio Giovinazzi

Max Verstappen (33)

Pembalap utama Red Bull Racing itu memilih 33 karena berkenaan dengan keberuntungan. Sejak usia 3 tahun, ia sudah naik mobil listrik mainan nomor 33 untuk mengelilingi halaman belakang.

Bersama Van Amersfoort Racing, ia membalap di European Formula 3 dengan nomor 30. Saat pemuda Belanda itu naik kelas ke F1, nomor 3 sudah dipakai Daniel Ricciardo.

Verstappen mengemudikan mobil Toro Rosso nomor 38 saat debut. Setelah pindah ke Red Bull, ia memasang 33 di mobilnya.

“Untuk kebahagiaan ganda,” ia bercanda. “Saat saya kecil, saya sudah balapan dengan nomor ini. Jadi saya kira lebih menyenangkan bisa menggunakan nomor 33 di Formula 1.”

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+ met #1 op de neus

Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+ met #1 op de neus<span class="copyright">Manuel Goria / Motorsport Images</span>
Lewis Hamilton, Mercedes AMG F1 W09 EQ Power+ met #1 op de neusManuel Goria / Motorsport Images

Manuel Goria / Motorsport Images

Mick Schumacher (47)

Salah satu debutan F1 2021 memilih 47 dengan terpaksa. Pada mulanya, putra legenda F1 Michael Schumacher tersebut mengincar 4 atau 7, yang sudah diambil Lando Norris dan Kimi Raikkonen.

Ia menjuarai Kejuaraan Formula 3 Eropa dengan nomor 4, sedangkan 7 jumlah juara dunia koleksi ayahnya. “Kalau Anda menambahkan semua tanggal lahir keluarga kami, jumlahnya 47!” katanya.

Carlos Sainz (55)

Pembalap Spanyol ingin nomor 5 tapi dimiliki Sebastian Vettel. Karena itu, ia memutuskan menggunakan nomor 55 yang pas dengan tagar Carlo55ainz.

George Russell (63)

Penampakan 63 bisa dilihat sebagai GR, yang merupakan inisial George Russell. Angka itu dapat juga ditafsirkan sebagai GB, Britania Raya.

Valtteri Bottas (77)

Pembalap Finlandia tak bisa memakai nomor 7, opsi pertamanya yang sudah dikunci kompatriotnya, Raikkonen. Jadi Bottas berpaling kepada 77 yang pas dengan logo personalnya, Bo77as.

Antonio Giovinazzi (99)

Angka terbesar dimiliki pembalap Italia. Sebelumnya, nomor favoritnya itu dipakai Adrian Sutil pada 2014. Beruntung 99 bebas ketika Giovinazzi berdebut di F1.

Nomor yang tidak bisa digunakan:

Nomor start

Milik

Kedaluwarsa

8

Romain Grosjean

Akhir 2022

20

Kevin Magnussen

Akhir 2022

23

Alexander Albon

Akhir 2022

26

Daniil Kvyat

Akhir 2022

88

Robert Kubica

Akhir 2021

Nomor ini bisa dipakai 2021:

#2 van Stoffel Vandoorne

#28 van Brendon Hartley

#35 van Sergey Sirotkin