Sejarah Cristiano Ronaldo Jadi Top Scorer di 3 Liga Top Dunia, Benar-benar Mesin Gol Sejati

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Turin - Superstar Juventus, Cristiano Ronaldo, menyudahi musim 2020/2021 sebagai top scorer Serie A. Torehan itu membuat Ronaldo menjadi satu-satunya pemain yang mampu menyandang top scorer di tiga liga top dunia, Premier League, La Liga dan Serie A.

Cristiano Ronaldo menyumbangkan 29 gol untuk Juventus yang musim ini finis di posisi keempat Liga Italia. Inter Milan menyabet gelar juara, sekaligus menyudahi dominasi Bianconeri selama sembilan tahun.

Pada musim ketiganya di Liga Italia, dia akhirnya memenangi titel Capocannoniere untuk kali pertama. Di musim 2018/2019, ia mengoleksi 21 gol dan defisit lima gol dari Fabio Quagliarella. Adapun pada musim lalu, dia menorehkan 31 gol, dan gelar Capocannoniere direbut Ciro Immobile.

Seperti dilansir ESPN, Ronaldo total mencetak 81 gol Serie dalam 97 penampilan, serta 101 gol dari total 133 laga di semua kompetisi bersama Juventus. Ronaldo memenangi gelar Pemain Terbaik Serie A secara beruntun pada 2019 dan 2020.

Ronaldo juga menjadi top scorer Premier League pada musim 2007/2008 ketika bersama Manchester United, dengan torehan 31 gol. Gol-gol pemain asal Portugal itu membantunya merengkuh trofi Ballon d'Or setahun berselang. Ronaldo tercatat mengoleksi 42 gol semua kompetisi, yang membantu MU menjuarai Liga Inggris dan Liga Champions.

Tota, Cristiano Ronaldo menorehkan 118 gol dalam 292 penampilan untuk Machester United, sebelum gabung ke Real Madrid pada 2009. Di Inggris, ia dua kali memenangi gelar Pemain Terbaik Tahun Ini dan menyabet penghargaan Football Writers pada musim 2006/2007 dan 2007/2008.

Bergelimang Gol dan Gelar

DESEMBER - Cristiano Ronaldo memperoleh gelar Ballon d'Or yang keempat dalam kariernya. CR 7 meraih banyak prestasi pada tahun ini, mengantar Portugal juara Piala Eropa dan membawa Real Madrid meraih gelar Liga Champions. (AFP/Franck Seguin)
DESEMBER - Cristiano Ronaldo memperoleh gelar Ballon d'Or yang keempat dalam kariernya. CR 7 meraih banyak prestasi pada tahun ini, mengantar Portugal juara Piala Eropa dan membawa Real Madrid meraih gelar Liga Champions. (AFP/Franck Seguin)

Petualangan Ronaldo berlanjut di Spanyol. Dia memenangi trofi Pichichi sebagai top score La Liga sebanyak tiga kali. Yang pertama datang pada musim 2010/2011, ketika mencetak 40 gol, namun Real Madrid hanya finis kedua di belakang Barcelona. Saat itu, Los Blancos menyabet titel Copa del Rey, gelar pertama Ronaldo di Spanyol.

Ronaldo kembali menjadi top scorer pada musim 2013/2014, dengan torehan 31 gol. Musim itu, dia merengkuh gelar Liga Champions dan Ballon d'Or untuk kali kedua sepanjang kariernya. Momen itu, Ronaldo untuk sekali sepanjang kariernya dinobatkan sebagai Pemain Terbaik La Liga.

Pada musim berikutnya, dia lagi-lagi menenangi Pichichi setelah mencetak 48 gol. Tapi, Ronaldo gagal meraih Ballon D'Or yang jadi milik Messi. Saat itu, Messi mengantar Barcelona menjuarai La Liga, Copa del Rey, dan Liga Champions alias merengkuh treble.

Ronaldo meninggalkan Madrid dan menuju Juventus pada 2018, dengan menyandang pencetak gol terbanyak sepanjang masa Los Blancos. Ronaldo membukukan 450 gol dalam 438 pertandingan. Di La Liga, ia mencetak 311 gol hanya dalam 292 laga. Ronaldo juga memenangi Liga Champions sebanyak empat kali di sana.

Pemain internasional Portugal ini juga merupakan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Liga Champions dengan 134 gol. Dia juga telah menjadi pencetak gol terbanyak dalam tujuh edisi berbeda - lebih banyak dari pemain lainnya.

Ya, Cristiano Ronaldo memang pemain istimewa dan benar-benar mesin gol sejati.

Sumber: ESPN

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel