Sejarah Tak Melulu Membosankan, Yuk Belajar Sejarah ASEAN Dibantu Animasi Lucu

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Bagi kebanyakan siswa kelas 5 SD, sejarah mungkin dianggap sebagai salah satu pelajaran yang membosankan. Banyak menghafalkan teori dan tahun-tahun penting, tak jarnag orangtua kebingungan mencari media belajar yang lebih menarik.

Untungnya, belajar di rumah kini jadi semakin seru dengan ditemani program Belajar dari Rumah. Persembahan spesial dari Kemendikbud di episode ke-75 kali ini akan menyampaikan sejarah berdirinya ASEAN, yang diceritakan oleh Kak Evan dan dilengkapi juga dengan animasi yang menarik.

Berawal dari Kegundahan 5 Negara

(c)  Kemendikbud
(c) Kemendikbud

Berawal dari konflik yang terjadi di Kawasan Asia Tenggara akibat pengaruh ideologi dari negara-negara besar, Indonesia, Filipina, Malaysia, Singapura, dan Thailand berkumpul untuk mendiskusikan solusi yang paling tepat. Pasalnya, jika hal ini terus dibiarkan maka dapat mengganggu pembangunan negara-negara di Asia Tenggara.

Akhirnya, pada 8 Agustus 1967, wakil dari lima negara ini menandatangani dokumen yang dikenal dengan Deklarasi Bangkok. Bukan sembarang perjanjian antar negara, dokumen ini memuat pembentukan wadah kelima negara di Asia Tenggara dan diberi nama ASEAN (Association of Southeast Asian Nation). Bertujuan untuk meningkatkan kerjasama di bidang ekonomi, politik, sosia, dan budaya, ASEAN pun berkembang dan menerima 5 anggota baru yaitu Brunei Darussalam, Vietnam, Laos, Myanmar, dan Kamboja.

Mengenal Skala pada Peta

(c)  Kemendikbud
(c) Kemendikbud

Biar makin paham sejarah ASEAN, Kak Evan tak lupa mengajak anak-anak untuk melihat peta Kawasan Asia Tenggara. Selain mengenal negara-negara anggota ASEAN, ada informasi yang tak kalah penting saat melihat skala pada peta.

Ternyata, ada 3 jenis skala peta yang umum digunakan, pertama adalah skala pecahan yang merupakan bentuk perbandingan antara jarak pada gamber dan jarak sebenarnya, yang dinyatakan dalam bentuk angka. Misalnya, skala 1:1.000.000 berarti 1 sentimeter pada peta menunjukkan 1.000.000 sentimeter yang sesungguhnya.

Skala lainnya pada peta dikenal sebagai skala verbal atau inch mile scale, misalnya 1cm:20km. Terakhir, ada skala garis yang menggunakan garis lurus yang terbagi menjadi beberapa bagian sama panjang.

Banyak Berlatih Jadi Makin Paham

(c)  Kemendikbud
(c) Kemendikbud

Selain belajar tentang materi dari Tema 8 Subtema 4 Pembelajaran 3, Kak Evan juga mengajak para siswa di rumah untuk menjawab berbagai soal, agar semakin memahami pelajaran sekolah. Dari menyunting paragraph dengan penulisan yang tepat, menghitung skala di peta, hingga melanjutkan Proyek Kreatif Minggu Ini. Masih melanjutkan episode sebelumnya, kali ini para siswa kelas 5 SD akan membuat denah negara yang dipilih, menentukan skalanya, dan gambar sesuai skala yang sudah ditentukan.

Meskipun belum bisa masuk sekolah seperti biasa, anak-anak tetap mendapatkan banyak ilmu lewat program Belajar dari Rumah. Hanya tayang di TVRI, ingatkan siswa kelas 5 SD untuk terus mengikuti episode terbaru dari Kemendikbud setiap Senin hingga Jumat, dari jam 10.30-11.00 WIB. (*/eth)