Sejoli pelajar SMPN 4 sudah berkali-kali mesum di kelas

MERDEKA.COM. AE (14) dan FP (13) dua pelajar SMPN 4 Sawah Besar, Jakarta Pusat melakukan hubungan badan di dalam kelas yang direkam oleh teman-temannya. Ternyata, perbuatan mereka itu sudah kerap mereka lakukan.

"Dari keterangan saksi, mereka sudah sering melakukan. Dalam 3 hari 5 kali melakukan," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat AKBP Tatan Dirsan saat ditemui merdeka.com di ruangannya, Rabu (23/10).

Tatan menambahkan pertama kali beradegan seks yaitu pada tanggal 24 September di dalam kelas. Kedua pada esok nya tanggal 25 September.

"Tanggal 25 tiga kali melakukan di tempat yang berbeda. Pertama jam 08.00 WIB, lalu siangnya dan pas pulang sekolah. Semua dilakukan di dalam kelas," katanya.

Terakhir, yaitu pada tanggal 27 September yang dilakukan usai pulang sekolah. "Saat melakukan adegan itu, selalu direkam oleh teman-temannya," tuturnya.

Sebelumnya, tindakan yang diduga pemerkosaan terhadap AE siswa kelas sembilan Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) IV Sawah Besar, Jakarta Pusat, dilakukan di dalam kelas. Setelah melakukan aksi tidak bermoralnya di ruang kelas, para pelaku yang merupakan teman korban meninggalkan korban dengan kondisi rambut dan seragam sekolah acak-acakan. Namun, dari hasil keterangan saksi, peristiwa itu bukan pemerkosaan.

"Dari rekaman video yang kita sita tidak terlihat adanya paksaan. Justru si wanita enjoy menikmati adegan dan si pria yang malu," ujar Kasat Reskrim Polres Jakarta Pusat, AKBP Tatan Dirsan, Rabu (23/10).

Baca juga:

Kepsek SMPN IV Sawah Besar: Pencabulan atas dasar suka sama suka

Video pelecehan seksual SMPN IV sudah menyebar di kalangan siswa

Ketujuh siswa SMP IV yang perkosa kakak kelasnya akan di-DO

Topik pilihan:


BBM untuk iOS - Android | barcelona | Penemuan Ilmiah | Calon Kapolri | Ratu Atut

Sumber: Merdeka.com
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.