Sejumlah bank daerah tertarik konversi ke bank syariah, ini alasannya

Risbiani Fardaniah

Direktur Bisnis Komersil BRI Syariah Kokok Alun Akbar mengatakan sejumlah Bank Pembangunan Daerah (BPD) konvensional di Indonesia mulai menyatakan ketertarikannya untuk melakukan konversi ke bank syariah.

"Ini studi banding saja, jadi mereka (BPD) studi banding karena kita sebagai bank syariah. Sekiranya mereka mengubah berkonversi ke bank syariah, itu kira-kira prosesnya seperti apa, kendalanya seperti apa," kata Kokok Alun Akbar, di Kota Bandung, Rabu.

Ia mengatakan sejumlah BPD yang studi banding ke BRI Syariah, di antaranya Bank Kalimantan Selatan, Bank Jambi, dan Bank Kepri. Menurut dia dengan banyaknya BPD yang studi banding ke BRI Syariah menunjukkan minat mereka untuk beralih menjadi bank syariah besar.

"Ya, jadi itu minat mereka mengubah dari bank daerah ke syariah memang besar," katanya.

Dia mengatakan tingginya minat mereka terhadap perbankan syariah karena permintaan masyarakat di daerah terhadap perbankan syariah tinggi. Selain itu, lanjut dia,
ada beberapa kelebihan bank syariah dibandingkan dengan bank umum. Ditambah, tren menuju syariah sekarang sangat besar dan dukungan pemerintah pun semakin kuat.

"Baik itu dari Otoritas Jasa Keuangan, Bank Indonesia, semua dukung pertumbuhan syariah ke depan. Apalagi, penduduk Indonesia mayoritas muslim, sehingga prospeknya sangat baik," katanya.

Alun juga optimistis dengan adanya konversi BPD ke syariah akan menambah besar porsi aset perbankan syariah yang selama ini baru sekitar enam persen dari total perbankan di Indonesia. Ia memprediksi konversi BPD menjadi bank syariah akan meningkatkan pangsa pasar perbankan syariah antara 2-3 persen.

"Kalau volume bisnis syariahnya bisa meningkat lebih 20 persen," kata Alun.