Sejumlah Jembatan Bengawan Solo Direvitalisasi, Gibran: Maaf Kalau Bakal Macet

Merdeka.com - Merdeka.com - Dua jembatan di atas aliran Sungai Bengawan Solo akan ditutup total dalam waktu dekat. Kedua jembatan berada di wilayah perbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Sukoharjo. Yakni jembatan Jurug B (utara) yang berbatasan dengan Jaten Karanganyar serta Mojolaban Sukoharjo dan jembatan Mojo, penghubung Kecamatan Pasarkliwon Solo dengan Mojolaban Sukoharjo.

Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka mengatakan, penutupan Jembatan Mojo direncanakan mulai 3 Oktober-30 November. Sedangkan penutupan Jembatan Jurug B bakal dimulai 18 September. Proyek revitalisasi Jembatan Jurug B dikerjakan multiyears hingga Desember 2023.

Kondisi tersebut akan membuat arus lalu lintas dari dan ke arah timur Solo mengalami kemacetan. Kondisi tersebut masih diperparah dengan adanya proyek jembatan viaduk di Jalan Ahmad Yani, Gilingan, penutupan jembatan Jonasan Jebres, serta mega proyek rel eleveted Simpang 7 Joglo.

"Untuk Jurug jembatan C masih bisa digunakan untuk pengalihan arus " ujar Gibran, Kamis (8/9).

Selain jembatan C, lanjut Gibran, arus lalu lintas khususnya untuk kendaraan kecil bisa dilakukan melalui ring road Mojosongo atau melalui jembatan Mojo yang ditargetkan selesai bulan Desember. Sedangkan untuk kendaraan besar wajib melalui jalan tol Kebakkramat, Karanganyar.

"Untuk Jembatan Mojo pengerjaannya beriringan dengan Jurug B. Pengalihan arusnya ke Jembatan Bacen dan Jurug," terangnya.

Sementara untuk simpang 7 Joglo, proyek akan berlangsung dari bulan ini hingga Februari 2023. Akibatnya jalur Solo-Purwidadi segmen simpang Joglo sampai Simpang Sekip menjadi satu arah ke utara. Untuk kendaraan ke arah selatan bisa melalui jalur alternatif di Jalan Kerinci dan Jalan Bromo.

"Untuk kendaraan berat dari Purwodadi wajib masuk tol Gondangrejo dan keluar di gerbang tol Ngemplak," katanya. Sedangkan untuk bus Solo ke Purwodadi masih bisa lewat di simpang Joglo tetapi untuk rute sebaliknya wajib lewat tol," ucapnya.

Sedangkan untuk jembatan Jonasan di Jalan Ir Juanda, Solo, tepatnya di akses Jembatan Jonasan ditutup mulai 29 Agustus sampai 7 September 2022.

Penutupan dilakukan karena ada pekerjaan konstruksi peningkatan Jl Ir Juanda, Solo. Disnas Perhubungan Kota Solo mengalihkan arus lalu lintas menggunakan jalan terdekat.

Sementara pekerjaan viaduk Gilingan di Jalan A Yani, Gilingan, Banjarsari, Solo, akan dimulai pada Agustus 2022. Ada sistem buka tutup di Jl A Yani pada Agustus 2022 sampai Februari 2023.

Sedangkan pada Februari-April 2023 akan dilakukan penutupan total.

Seluruh proyek Jalan maupun jembatan tersebut sengaja dilakukan secara serentak tahun ini. Gibran meminta masyarakat bersabar atas kemungkinan terjadinya kemacetan parah. Terlebih seluruh proyek merupakan sarana transportasi vital di Kota Solo.

"Mohon maaf kalau nanti akan banyak macet. Kalau nggak kita kerjakan sekarang kapan lagi," pungkas dia. [fik]