Sejumlah pemangku kepentingan kembangkan Kampung Wisata Pulo Geulis

·Bacaan 2 menit

Sejumlah pemangku kepentingan sepakat terus mengembangkan Kampung Pulo Geulis yang diproyeksikan menjadi desa wisata di Kota Bogor, Jawa Barat, dengan terus menggiatkan penghijauan untuk mendukung keasrian.

"Saya mengharapkan aktivitas pengabdian masyarakat yang telah dilakukan hingga tahun ke-3 ini terus dapat ditingkatkan dan menjadi aktivitas berkelanjutan sehingga mendukung percepatan pengembangan wisata di Kota Bogor, khususnya Kampung Pulo Geulis," kata Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim dalam keterangan tertulis di Jakarta, Selasa.

Program Studi Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran/MICE Politeknik Negeri Jakarta (PNJ) kembali melakukan kegiatan pengabdian di Kampung Pulo Geulis yang diproyeksikan menjadi desa wisata di Kota Bogor, dan merupakan Kampung Wisata Tematik yang terus dikembangkan bersama dengan 101 Hotel Bogor (Panorama Group) dan Pemerintah Kota Bogor untuk menjadi destinasi wisata berkelanjutan selama tiga tahun terakhir.

Di tahun ketiga ini, Program Studi MICE bekerja sama dengan Majalah Trubus untuk menggiatkan aktivitas penghijauan untuk mendukung keasrian dari Kampung Wisata Tematik Pulo Geulis.

Dedie sangat mengapresiasi apa yang dilakukan oleh Program Studi MICE PNJ, karena kegiatan ini merupakan bentuk realisasi dari kerja sama yang telah dibangun sejak tahun 2019.

Koordinator Pelaksana Pengabdian Masyarakat Prodi MICE tahun 2021 M. Iqbal Katik, mengatakan pelaksanaan penghijauan diharapkan dapat mendukung konsep Kampung Pulo Geulis sebagai kampung wisata tematik, dengan membutuhkan dukungan masyarakat dalam menjaga dan merawat tanaman tersebut kedepannya.

"Karena tanpa keterlibatan masyarakat, rencana pembangunan kampung menjadi destinasi wisata berkelanjutan sulit untuk dapat tercapai," kata Iqbal.

Redpel Majalah Trubus Sardi Daryatmo, mengatakan aktivitas penghijauan ini memanfaatkan tanaman obat, taman produksi dan tanaman hias untuk dapat di tempatkan di area pintu masuk kampung, dan juga di sekitar perumahan warga.

Tanaman hias dapat digunakan untuk mempercantik pintu masuk ke Kampung Pulo Geulis, sekaligus menyerap polusi udara, sedangkan tanaman obat dan tanaman produksi dapat dimanfaatkan untuk warga sebagai konsumsi harian dan menjaga kesehatan.

Program Studi MICE Politeknik Negeri Jakarta merupakan program studi yang memiliki konsentrasi keahlian lulusan di bidang manajemen penyelenggaraan Pertemuan, Insentif, Konvensi, dan Pameran atau yang biasa dikenal sebagai Management Event yang berdiri sejak 2005 dan menjadi program studi pertama memiliki konsentrasi keahlian di bidang Management Event.

Baca juga: Bima Arya: Wisata Glow kita kembalikan ke data-data
Baca juga: Wali Kota Bogor: Jembatan Kampung Situ Asem rampung akhir Oktober
Baca juga: Pemkot Bogor tunggu kajian IPB dan BRIN tentang wisata Glow Kebun Raya

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel