Sejumlah pemudik masih tampak di Terminal Kampung Rambutan Jaktim

Sejumlah pemudik masih tampak di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta Timur (Jaktim), Kamis, untuk berangkat ke kampung halamannya, meskipun sudah memasuki H+2 Lebaran 2022.

"Ini baru mau berangkat ke Jawa Tengah," kata salah satu pemudik bernama Zidan saat ditemui di Terminal Kampung Rambutan, Jakarta, Kamis.

Zidan menyampaikan dia baru memiliki kesempatan untuk mudik pada H+2 Lebaran.

Selain Zidan, ada beberapa penumpang lainnya yang juga mengaku berkesempatan mudik pada H+2 Lebaran, yakni Fetti dan Rifan.

Keduanya mengatakan keberangkatan mudik mereka harus ditunda hingga H+2 Lebaran, karena ada sejumlah urusan pekerjaan yang harus diselesaikan.

Berdasarkan data yang dimuat dalam Informasi Jumlah Penumpang Angkutan Lebaran Tahun 2022 Terminal Kampung Rambutan, beberapa pemudik memang masih mendatangi terminal untuk berangkat menuju kampung halamannya.

Dalam data termutakhir yang dimuat, ditemukan bahwa pada Rabu (5/5), ada 119 bus yang membawa 1.304 penumpang yang berangkat mudik. Sementara data keberangkatan pada Kamis ini, kata Staf Terminal Kampung Rambutan Wisnu, akan diakumulasikan pada malam hari.

"Nanti datanya diberikan pada malam hari," ujar dia.

Lalu berdasarkan pantauan, suasana kedatangan para penumpang arus balik di Terminal Kampung Rambutan masih tampak sepi.

Menurut Komandan Regu Terminal Kampung Rambutan Mulyono, puncak arus balik diperkirakan terjadi pada 6 Mei atau 7 Mei 2022.

Rentang waktu tersebut diprediksi menjadi puncak arus mudik, karena merupakan masa menjelang berakhirnya libur panjang Lebaran 2022 dan sebagian pemudik akan kembali bekerja pada 9 Mei 2022.

Sementara itu, ujar dia melanjutkan, puncak arus mudik di Terminal Kampung Rambutan telah terjadi pada H-3 Lebaran atau 29 April 2022, yakni sebanyak 131 bus berangkat dari terminal tersebut dengan membawa 2.791 penumpang.
Baca juga: Pada H+1 Lebaran, sejumlah pemudik masih antusias pulang kampung
Baca juga: Posko kesehatan Terminal Kampung Rambutan beroperasi layani pemudik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel